BARITO KUALA — Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala mencatat tren positif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Barito Kuala, Selasa (31/12/2025).
Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Hendra Sumala Sartio, S.E., S.I.K., M.H., serta Kasi Humas Iptu Marum, memaparkan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Batola berada dalam kondisi aman dan terkendali.
“Secara umum, tren kriminalitas menunjukkan penurunan, khususnya pada kejahatan konvensional dan transnasional. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat,” ujar AKBP Anib Bastian dalam konferensi pers.
Kejahatan Konvensional dan Transnasional Menurun
Berdasarkan data Polres Batola, jumlah kejahatan konvensional turun dari 188 kasus pada 2024 menjadi 141 kasus pada 2025, atau menurun sekitar 25 persen. Sementara tingkat penyelesaian perkara tercatat 79 kasus, dibandingkan 97 kasus pada tahun sebelumnya.
Untuk kejahatan transnasional, yang mayoritas merupakan tindak pidana narkotika, jumlah kasus turun dari 89 kasus pada 2024 menjadi 84 kasus pada 2025. Penyelesaian perkara juga menurun signifikan dari 284 kasus menjadi 59 kasus.
“Penurunan ini mencerminkan efektivitas langkah pencegahan dan penegakan hukum yang kami lakukan secara berkelanjutan,” jelas Anib.
Ratusan Gram Narkotika Diamankan
Dalam pengungkapan kasus narkotika sepanjang 2025, Polres Barito Kuala menyita barang bukti berupa 229,28 gram sabu, 4.820 butir karisoprodol, serta 23 butir ekstasi.
Menurut Kapolres, pengungkapan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 1.150 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika.
“Setiap pengungkapan narkotika bukan sekadar penindakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Kecelakaan Lalu Lintas Naik, Korban Meninggal Menurun
Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan mengalami peningkatan dari 43 kasus pada 2024 menjadi 56 kasus pada 2025, atau naik sekitar 30,23 persen. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia justru menurun signifikan, dari 38 orang menjadi 22 orang atau turun 42,11 persen.
Korban luka berat tercatat nihil sepanjang 2025, sementara korban luka ringan meningkat dari 26 orang menjadi 58 orang. Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga meningkat dari Rp112,25 juta menjadi Rp195,6 juta.
Tidak Ada Kejahatan Terkait Bencana
Polres Barito Kuala juga mencatat tidak adanya tindak pidana yang berkaitan dengan bencana alam selama periode 2024 hingga 2025 di wilayah hukumnya.
Menutup paparan, AKBP Anib Bastian menegaskan komitmen Polres Barito Kuala untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum pada tahun mendatang.
“Kami berkomitmen menghadirkan Polri yang profesional, responsif, transparan, dan berkeadilan demi terciptanya rasa aman dan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.












