Pekanbaru

Kapolri Jenderal Sigit Tinjau Langsung Karhutla Riau dari Udara

×

Kapolri Jenderal Sigit Tinjau Langsung Karhutla Riau dari Udara

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin patroli udara untuk meninjau titik api karhutla di Rokan Hulu, Riau, Kamis (24/7/2025). (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin patroli udara untuk meninjau titik api karhutla di Rokan Hulu, Riau, Kamis (24/7/2025). (Foto: Divhumas Polri)

Pekanbaru, bacakabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Kamis (24/7/2025). Ia memulai pengecekan dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, sekitar pukul 12.40 WIB, dan langsung terbang untuk melakukan patroli udara ke sejumlah titik api di wilayah Rokan Hulu.

Jenderal Sigit menegaskan bahwa patroli udara ini bertujuan memastikan penanganan karhutla berjalan efektif. “Saya ingin melihat langsung situasi di lapangan agar penanganan bisa lebih terukur dan cepat,” ujarnya di hadapan media.

Sejumlah pejabat utama Mabes Polri ikut mendampingi Kapolri, seperti Kabaintelkam Komjen Syahardiantono, Kabaharkam Komjen M. Fadhil Imran, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, dan Astamaops Komjen Akhmad Wiyagus. Setibanya di Pekanbaru, Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono, Kalaksa BPBD Edy Afrizal, serta Forkopimda Riau menyambut langsung kedatangan rombongan.

Kapolri dan rombongan mengudara meninjau tiga titik kebakaran di Rokan Hulu sebelum kembali ke Pekanbaru. Usai patroli, Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal dan Dirreskrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan memaparkan penanganan karhutla di hadapan Kapolri.

Pemerintah dan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta Pemda terus memadamkan api. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) sangat membantu memadamkan api di lahan gambut. “OMC sangat efektif. Dengan mendatangkan hujan, kebakaran cepat padam, terutama di lahan gambut yang harus dibasahi terus-menerus,” tegas Suharyanto di Pekanbaru, Selasa (22/7).

BNPB juga memperkuat satgas darat di empat wilayah prioritas. “Kami menambah masing-masing 100 personel dari Polres dan Kodim di Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Dumai,” jelas Suharyanto.

Baca Juga  Polres Batola Ungkap 10 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Intan 2025

Di sisi lain, Polda Riau tetap menindak tegas pelaku pembakaran lahan. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengungkapkan bahwa sepanjang Juli 2025, pihaknya menangkap 29 tersangka karhutla dengan total lahan terbakar mencapai 213 hektare. Sejak Januari hingga Juli 2025, jumlah tersangka yang diamankan mencapai 44 orang.

“Kami terus memperkuat penegakan hukum agar masyarakat jera dan tidak mengulangi pembakaran lahan,” ujar Herry.

Pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi agar karhutla tidak meluas dan tidak berdampak hingga ke negara tetangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *