Bacakabar.id, BATULICIN – Kementerian Agama kembali meluncurkan program Kampung Zakat sebagai upaya meningkatkan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Kampung Zakat Indonesia ini diluncurkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (17/1/2023) di Kantor Desa Sukamaju.
Kampung Zakat merupakan program pemberdayaan bagi desa-desa miskin yang mendapatkan pembinaan, fasilitas, dan bantuan finasial dengan dana berbasis zakat, infak, dan sedekah.
Kampung zakat menjadi bagian integral dari paket Program Percontohan Bimas Islam (Proper BI) yang dijalankan oleh Kemenag sejak tahun 2018.
Adapun Bantuan penyaluran zakat beasiswa pendidikan sarjana S1 untuk Bidan Desa Rp 1.75 Miliar kepada 50 orang, beasiswa pendidikan keluar negeri Hadramaut Yaman Rp 67.560.000, Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Muhibbin di Barabai Rp 570 juta, Majelis Ta’lim Ar Raudah Kecamatan Simpang Empat Rp 40 Juta, Uang saku Bulanan SMP dan SMK Rp 218.400.000, Untuk anak asuh Stunting dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru dan Hulu Sungai Selatan Rp 1.458 Miliar untuk 540 orang.
Juga penyaluran ke Kampung Zakat di Desa Sukamaju Kabupaten Tanah Bumbu, Desa Gunung Ulin Kabupaten Kotabaru dan Desa Telaga Bidadari Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp 300 juta.
Serta Bantuan BPJS Non ASN Kalimantan Selatan 1.222 Jiwa, Imam dan Marbot Masjid di Kotabaru 577 Jiwa dan Tanah Bumbu 237 Jiwa, 11 Unit bedah rumah yang diserahkan Ketua Yayasan Laziz Assalam Fil Alamin Syafruddin Kambo.
Dihadiri Mentri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Bupati Muhammad Rusli, Kepala Kantor Kemeneg Kabupaten Tanah Bumbu M.Rusdi Hilmi, Dirjen Bimas Islam Kemeneg RI Kamaruddin Amin, Ketua Badan Amil Zakat Nasional KH. Noor Achmad, serta Kepala Kanwil Kemeneg Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin. (Red)












