SUMEDANG — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, menyebabkan banjir lumpur setinggi lebih dari satu meter menerjang permukiman warga.
Peristiwa terjadi di Blok Cisampih, Desa Cisampih, pada Sabtu (27/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Material lumpur dan air dari kawasan perbukitan dilaporkan masuk ke rumah-rumah warga dan merendam perabotan serta kendaraan.
Salah seorang warga, Ali Sopian, mengatakan ketinggian lumpur yang masuk ke rumah mencapai lebih dari satu meter.
“Hujan deras sore itu membuat lumpur terbawa air masuk ke rumah hingga sekitar satu meter lebih. Perabotan dan sepeda motor ikut terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena khawatir terjadi longsor susulan.
Ketua RT 04 Desa Cisampih, Karmadi, menyebut sedikitnya 25 rumah warga terdampak, termasuk dua fasilitas umum.
“Selain rumah warga, dua fasilitas umum seperti masjid dan posyandu juga terdampak,” katanya.
Ia menduga banjir lumpur dipicu oleh aktivitas penebangan pohon di kawasan Gunung Jagat yang membuat tanah menjadi labil
Di lokasi lain, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan dua tiang listrik milik PLN roboh di Desa Ciranggem, Kecamatan Jatigede.
Hingga Sabtu malam, proses evakuasi dan perbaikan masih berlangsung dengan melibatkan sedikitnya 10 petugas PLN.












