Kuala Kapuas – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menargetkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas mampu meraih laba sekitar Rp5 miliar tahun 2026.
Hal itu disampaikannya saat menggelar rapat bersama jajaran PDAM Kapuas, Sabtu (28/3/2026), di Rujab Bupati Kapuas.
Rapat juga dihadiri oleh Sekda Kapuas Usis I Sangkai beserta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab.
Dalam arahannya Bupati menjelaskan, kinerja keuangan PDAM Kapuas menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Wiyatno memaparkan, dari kondisi kerugian sebesar Rp25 miliar pada 2021, terus menurun hingga akhirnya pada 2025 PDAM mulai mencatatkan laba sekitar Rp1 miliar.
Ia menilai, capaian tersebut adalah indikator positif dari upaya pembenahan yang telah dilakukan.
Meski menargetkan laba Rp5 Milyar, ia meminta kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak berkurang.
Selain mengevaluasi capaian kinerja rapat juga membahas berbagai aspek, mulai dari distribusi air bersih, kondisi infrastruktur, hingga kendala operasional di lapangan.
Bupati juga menekankan pentingnya efisiensi dan penguatan pengelolaan keuangan PDAM.
Ia meminta agar penggunaan anggaran dilakukan secara selektif, khususnya terhadap belanja yang tidak bersifat mendesak, guna mendorong perbaikan kondisi keuangan perusahaan daerah tersebut.
Bupati berharap, peningkatan kinerja tersebut dapat membantu PDAM dalam melunasi beban utang secara bertahap serta memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.












