Kuala Kapuas – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi menghadiri undangan silaturahmi dari warga Kelurahan Hampatung, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Jumat (5/7/2024).
Dalam kunjungannya, Pj Bupati Kapuas menyerap sejumlah aspirasi yang disampaikan warga dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan-keluhan warga, dan menginventarisir berbagai permasalahan yang ada di lapangan.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini disambut antusias masyarakat setempat dengan kegiatan ngobrol santai di rumah warga bernama Mariati Isar atau Indu Egel di Jalan Kapuas Seberang 2 Kelurahan Hampatung RT 6.
“Intinya obrolan santai bersama warga di Kelurahan Hampatung mendengar aspirasi dan masukan,” kata Erlin Hardi saat diwawancarai awak media.
Adapun beberapa hal yang disampaikan masyarakat yang berkaitan dengan pembangunan, diantaranya infrastruktur jalan, jembatan, alat pemadam kebakaran, pertanian, dan lampu penerangan jalan.
Erlin Hardi mengatakan pemerintah daerah berkewajiban menindaklanjuti usulan yang disampaikan warga. Namun untuk dipahami oleh warga, semuanya perlu proses dan dilakukan secara bertahap.
“Tentunya menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam memperhatikan semua usulan-usulan yang disampaikan warga. Dan itu bisa dilaksanakan dianggaran perubahan tahun 2024 atau pun di tahun anggaran berikutnya,” katanya Erlin.
Sementara itu, warga yang turut hadir pada kegiatan itu mengapresiasi kepedulian Pj Bupati Kapuas terhadap kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Kapuas, khususnya di kelurahan Hampatung.
“Terima kasih kepada Pj Bupati Kapuas yang ditengah kesibukan beliau, masih sempat berkunjung ke rumah warga untuk mendengar langsung aspirasi dari warga,” ungkap salah satu warga.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD terkait diantaranya Kepala Dinas PUPR-PKP Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kapuas, Kepala Bapelitbangda Kapuas dan lurah setempat, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
(Rahmad Ari)












