Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Barito TimurPendidikan

Guru MTs di Bartim Lulus Seleksi Penulis Nasional Modul Tingkat AKMI

×

Guru MTs di Bartim Lulus Seleksi Penulis Nasional Modul Tingkat AKMI

Sebarkan artikel ini
Yuniar Silaningtyas, Seorang guru di MTsN 1 Barito Timur

Tamiang Layang – Salah seorang guru di MTsN 1 Barito Timur Yuniar Silaningtyas dinyatakan lulus seleksi penulis modul tindak lanjut hasil Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) 2024 jenjang Madrasah Tsanawiyah.

Rekrutmen calon penulis modul AKMI digelar sejak 11 hingga 13 Februari 2024 berlangsung disebuah hotel di Jakarta.

Modul AKMI yang ditulis Yuniar Silaningtyas bersama Tim penulis modul pelatihan tindak lanjut hasil AKMI akan diaplikasikan oleh para guru dari ujung Aceh sampai ujung Papua.

Terkait seleksi calon penulis modul, meliputi seleksi tahap administrasi, uji pengetahuan, psikotes dan wawancara yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Kementerian Agama Republik Indonesia.

Seleksi penulis modul digelar melalui Project Management Unit REP-MEQR Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka mendukung implementasi kegiatan Komponen II Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) yang bersumber dari Pinjaman Luar Negeri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur, H Ahmadi memberikan apresiasi dan dukungan kepada Yuniar Silaningtyas yang berhasil masuk level nasional dan bergabung pada Tim Penulis Modul Pelatihan Tindak Lanjut Hasil AKMI.

“Prestasi dan capaian Yuniar Silaningtyas sangat membanggakan karena mampu mengukir prestasi dan mengharumkan Kalimantan Tengah di tingkat nasional,”tuturnya.

Adapun Kewajiban penulis modul setelah dinyatakan lulus seleksi yaitu pertama, menandatangani kontrak kerja atau komitmen akademik untuk tidak menginformasikan segala hal tentang AKMI kepada siapapun (pihak umum, dan atau kolega) untuk menjaga kerahasiaannya.

Kedua, berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penulisan modul baik daring maupun luring. Ketiga, mengikuti alur kerja yang telah ditetapkan tim dalam melaksanakan penulisan modul AKMI dan Keempat, memiliki kemauan untuk belajar hal baru, terbuka pada umpan balik, dan terus memperbaiki diri. (SN)

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, LPMP Kalteng Gelar Rakortek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *