BATULICIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pertemuan rutin Tahun 2026 yang dirangkai dengan Pelatihan Peningkatan Ekonomi Keluarga. Kegiatan intinya: pembuatan rolade ikan. Acara berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Kapet, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan dihadiri seluruh pengurus dan anggota DWP Tanah Bumbu, dari unit dinas maupun kecamatan, serta tamu undangan terkait. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah ekonomi.
Ketua DWP Unit Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Musrofah Andi Anwar Sadat, mengatakan pelatihan rolade ikan adalah upaya meningkatkan kemampuan ibu-ibu mengolah hasil perikanan jadi produk bernilai jual.
Tanah Bumbu punya potensi perikanan besar. Namun, selama ini sebagian besar hasil tangkapan masih dipasarkan dalam bentuk segar.
“Melalui pengolahan menjadi rolade ikan, abon ikan, dan lainnya, nilai ekonominya bisa meningkat dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rolade ikan dipilih karena prosesnya relatif mudah, pakai peralatan sederhana, bergizi, dan disukai berbagai kalangan. Produk ini juga punya peluang usaha menjanjikan jika ditekuni serius.
“Semoga keterampilan hari ini bisa dipraktikkan di rumah, dikembangkan jadi usaha kecil, dan jadi inspirasi bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” tambahnya.
Ketua DWP Kabupaten Tanah Bumbu, Siti Masitah Eryanto Rais, mengapresiasi peserta yang telah meluangkan waktu. Ia juga memberi penghargaan kepada Dinas Perikanan Tanah Bumbu yang menginisiasi pelatihan ini.

Peran perempuan sebagai istri dan ibu, kata dia, tidak hanya urusan rumah tangga dan mendidik anak, tapi juga mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
“Melalui peningkatan keterampilan dan kreativitas memanfaatkan sumber daya sekitar, diharapkan tercipta produk bernilai tambah yang berpotensi membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkapnya.
Materi pelatihan disampaikan narasumber Rahimah Achmad dari Dinas Perikanan Tanah Bumbu. Peserta antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengolahan bahan hingga teknik penyajian produk yang menarik dan bernilai jual.












