PELAIHARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Laut menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat dengan menghadiri aksi damai yang digelar Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Tanah Laut Kalimantan Selatan (HPPMT) terkait pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan baru-baru ini.
Aksi yang berlangsung tertib, damai, dan kondusif tersebut turut dihadiri Kepala Cabang PLN Tanah Laut. Kehadiran DPRD menjadi bentuk dukungan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus membuka ruang dialog antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak penyelenggara layanan kelistrikan.
Dalam penyampaian aspirasi, HPPMT meminta PLN memberikan kepastian jadwal pemadaman, transparansi mengenai penyebab gangguan, serta langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang agar aktivitas masyarakat, pelajar, dan pelaku UMKM tidak terus terdampak.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut yang hadir menyatakan siap mengawal aspirasi tersebut dengan meneruskannya kepada pihak terkait di tingkat provinsi maupun pemerintah pusat agar mendapat perhatian dan tindak lanjut.
Sementara itu, Kepala Cabang PLN Tanah Laut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. PLN juga menjelaskan bahwa pemadaman bergilir dilakukan akibat defisit daya dan gangguan pada sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Sebagai tindak lanjut, aksi damai ditutup dengan penandatanganan pernyataan bersama oleh perwakilan HPPMT, DPRD Kabupaten Tanah Laut, dan PLN. Kesepakatan tersebut menjadi komitmen bersama untuk mengawal penyelesaian persoalan kelistrikan serta memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan kepada pihak yang berwenang.










