Tanah Laut

ISPA di Tanah Laut Meningkat di Tengah Kemarau dan Karhutla

×

ISPA di Tanah Laut Meningkat di Tengah Kemarau dan Karhutla

Sebarkan artikel ini

TANAH LAUT – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Tanah Laut meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut mencatat sekitar 751 kasus ISPA hingga minggu ke-32 tahun 2026. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di kisaran 450 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dr. Hj. Isna Farida, M.Kes., mengatakan peningkatan kasus terjadi sejak minggu ke-29 hingga minggu ke-32.

“Dampak dari kemarau panjang tidak hanya karena karhutla, tapi kemarau yang panjang juga mengakibatkan kasus ISPA di Kabupaten Tala meningkat cukup signifikan. Sampai dengan minggu ke-32 itu tercatat sekitar 751 kasus,” ujar Isna, Senin (24/8/2026).

Sebagai langkah pencegahan terhadap dampak paparan kabut asap, Dinkes Tanah Laut membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pelajar. Kegiatan tersebut dipusatkan di MI Darul Aman dan MTs Darul Amanah, Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati.

Menurut Isna, jumlah kasus ISPA pada periode yang sama tahun ini mengalami peningkatan hampir 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu di minggu yang sama angkanya sekitar 450-an, sedangkan tahun ini mencapai 750-an kasus. Kebakaran hutan dan kemarau tahun ini memang jauh lebih parah,” katanya.

Baca Juga  Laga Persahabatan, Politala FC Ungguli Tim Dispora Tala dan Bank Kalsel 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *