Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
EkonomiEnergi

Pertamina Patra Niaga Catat Distribusi Energi Stabil Selama Libur Nataru

×

Pertamina Patra Niaga Catat Distribusi Energi Stabil Selama Libur Nataru

Sebarkan artikel ini
Penutupan Posko Nasional Satgas Nataru sektor ESDM bersama Pertamina Patra Niaga di Jakarta
Penutupan Posko Nasional Satgas Natal dan Tahun Baru sektor ESDM di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Jakarta — Distribusi energi nasional selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat berjalan stabil dan terkendali. Capaian tersebut disampaikan dalam penutupan Posko Nasional Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), Senin (5/1), di Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Jakarta.

Pertamina Patra Niaga menjadi bagian dari Satgas yang bertugas menjaga keandalan pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan avtur selama periode dengan lonjakan mobilitas masyarakat tersebut.

Ketua Posko Nasional Satgas Nataru sektor ESDM, Erika Retnowati, menyebutkan ketersediaan BBM nasional berada dalam kondisi aman sepanjang masa posko yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Ketahanan stok BBM nasional atau coverage days berada pada rentang 16 hingga 35 hari, dengan rata-rata sekitar 21 hari.

Selama periode tersebut, konsumsi gasoline tercatat meningkat 0,9 persen, avtur naik 5,5 persen, sementara gasoil dan kerosene masing-masing turun 3,4 persen dan 6,2 persen dibandingkan rata-rata normal. Pada saat yang sama, penyaluran LPG juga berlangsung aman dengan kenaikan rerata distribusi sebesar 10,6 persen dibandingkan penjualan normal.

Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, yang hadir mewakili Menteri ESDM, mengapresiasi koordinasi lintas sektor dalam pengamanan pasokan energi selama periode libur akhir tahun. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan pemangku kepentingan energi berperan penting dalam menjaga stabilitas layanan.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan perusahaan menyiagakan infrastruktur distribusi BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia, terutama di jalur tol, kawasan wisata, dan daerah dengan potensi lonjakan permintaan. Menurutnya, konsumsi BBM selama masa Satgas menunjukkan tren positif.

Baca Juga  Distribusi BBM di Kalbar Mulai Kondusif, Pertamina Tambah Suplai 140 Persen

“Produk gasoline non-subsidi Pertamax mencatat konsumsi tertinggi hingga 21.609 kiloliter per hari, meningkat sekitar 3,5 persen dibandingkan penjualan normal,” ujarnya.

Selain menjaga pasokan, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan layanan tambahan bagi masyarakat, termasuk Serambi MyPertamina di jalur strategis. Hingga penutupan Satgas, jumlah pengunjung fasilitas tersebut tercatat lebih dari 37.000 orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan berakhirnya masa Satgas Nataru, Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan distribusi energi nasional, terutama menghadapi periode dengan mobilitas tinggi dan potensi gangguan pasokan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *