MAJALENGKA — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Majalengka untuk memperkuat tata kelola data daerah yang lebih solid, terbuka, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan pembangunan.
Pelatihan yang diikuti pengelola data dari seluruh perangkat daerah dan kecamatan itu digelar di Aula Kokardan, Sabtu (22/11/2025), dengan fokus pada peningkatan kualitas dan konsistensi pengelolaan data.
Kepala Diskominfo Majalengka, Irwan, menekankan bahwa data yang dihasilkan perangkat daerah tidak otomatis dapat digunakan tanpa proses pengolahan yang baik.
“Data belum menjadi sesuatu yang bermanfaat sebelum diolah. Data berkualitas harus akurat, relevan, lengkap, dan mutakhir,” ujarnya.
Irwan menegaskan kualitas data merupakan fondasi penting agar setiap kebijakan pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut komitmen bersama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem Satu Data Majalengka, mulai dari perencanaan, pembangunan, penganggaran, evaluasi hingga pengambilan keputusan.

“Seluruh proses pembangunan didasarkan pada data yang akurat dan mutakhir sebagai bagian dari upaya mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Majalengka, Joni Kasmuri, mengingatkan pentingnya konsistensi dalam setiap tahapan penyajian data.
“Segala sesuatu harus dilakukan dengan istiqomah. Produsen data harus konsisten agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan memperkuat integrasi data Kabupaten Majalengka sehingga menghasilkan informasi yang valid, akurat, dan siap digunakan untuk pembangunan yang lebih tepat sasaran.






