Tanah Laut

Dinsos Tala Bekali 30 Warga Binaan Rutan Pelaihari Keterampilan Barber

×

Dinsos Tala Bekali 30 Warga Binaan Rutan Pelaihari Keterampilan Barber

Sebarkan artikel ini
Penyerahan perlengkapan pelatihan barber secara simbolis kepada warga binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Staf Ahli Bupati Tanah Laut Achmad Taufik didampingi Kepala Dinas Sosial Eko Trianto menyerahkan perlengkapan pelatihan barber secara simbolis kepada perwakilan warga binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari, Rabu (1/7/2026). (Foto: Diskominfo Tanah Laut)

PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Sosial menggelar pelatihan cukur rambut (barber) bagi 30 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Rabu (1/7/2026). Pelatihan ini disiapkan sebagai bekal keterampilan sebelum mereka kembali ke masyarakat.

Kegiatan dibuka Staf Ahli Bupati Tanah Laut Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Achmad Taufik, yang membacakan sambutan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.

Dalam sambutannya, Bupati berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk membuka usaha maupun mencari pekerjaan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Melalui keterampilan yang dimiliki, diharapkan nantinya saudara memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mandiri, membuka usaha, maupun memperoleh pekerjaan setelah kembali ke tengah masyarakat,” demikian sambutan Bupati.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Eko Trianto, mengatakan calon eks warga binaan merupakan salah satu kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang masih menghadapi tantangan dalam memperoleh pekerjaan setelah bebas.

Menurutnya, pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah untuk membantu mereka memiliki bekal dalam memulai kembali kehidupan di tengah masyarakat.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan praktisi barber sebagai instruktur. Peserta mendapatkan materi teori dan praktik dasar mengenai keterampilan cukur rambut.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, mengatakan seluruh peserta telah melalui proses asesmen dan seleksi sebelum mengikuti pelatihan.

Menurut Eri, keterampilan barber dapat menjadi salah satu pilihan bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah bebas menjalani masa pidana.

Baca Juga  Dukungan Mengalir Pasca Beredarnya Poster Rahmat-Zazuli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *