KUNINGAN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kuningan memicu meluapnya Sungai Citamba dan menyebabkan tembok penahan otebing (TPT) di Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan, runtuh pada Selasa sore (9/12/2025). Runtuhan TPT sepanjang sekitar 10 meter itu membuat dapur rumah milik warga bernama Tono (47) ambruk.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerusakan bangunan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi Rabu (10/12/2025), mengatakan bahwa longsor terjadi karena hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil mempercepat ambruknya struktur TPT yang berada tepat di tepi sungai.
“Hasil asesmen menunjukkan TPT sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi sekitar 2 meter mengalami longsor. Rumah warga ikut terdampak karena posisinya sangat dekat dengan bibir sungai,” ujar Indra.
BPBD Kuningan mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai atau kawasan rawan pergerakan tanah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada puncak musim hujan yang masih berpotensi memicu longsor susulan.












