Kotabaru — Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menerima Antasari Award 2026 dalam kategori Kepala Daerah Inspiratif dalam Pembangunan Dunia Pendidikan dan Daerah Berkelanjutan. Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penganugerahan di Hotel Tree Park, Rabu (4/2/2026).
Antasari Award merupakan ajang apresiasi yang diberikan kepada pimpinan daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan yang dinilai memiliki kontribusi pada pengembangan sektor-sektor strategis di Kalimantan Selatan. Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dengan prosesi pemukulan gong.
Dalam kategori pimpinan daerah, panitia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah lain dengan latar kontribusi berbeda, termasuk gubernur dan wali kota di Kalimantan Selatan. Penilaian didasarkan pada rekam kebijakan dan capaian yang dinilai berdampak pada pembangunan daerah.
Penghargaan untuk Bupati Kotabaru diterima oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Dr. H. Asriady Sulaiman, yang hadir mewakili kepala daerah. Ia menyebut penghargaan tersebut berkaitan dengan kebijakan daerah yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan.
Selain kepala daerah, Antasari Award 2026 juga diberikan kepada pimpinan Universitas Islam Negeri Antasari, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, kalangan akademisi, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, serta perwakilan mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Dalam sambutan pembuka, Gubernur Kalimantan Selatan menilai Antasari Award sebagai bentuk pengakuan sekaligus pengingat bagi para penerima untuk menjaga kinerja dan akuntabilitas. Ia juga menyinggung sejumlah agenda pembangunan provinsi yang tengah berjalan, termasuk proyek infrastruktur penghubung wilayah, pengendalian banjir, serta penguatan sektor pangan.
Penganugerahan Antasari Award 2026 menutup rangkaian acara dengan penyerahan penghargaan kepada para penerima dari berbagai sektor, disertai harapan agar kegiatan ini menjadi ruang evaluasi dan pertukaran gagasan antar pemangku kepentingan daerah.












