Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,6 di Maluku Utara

×

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,6 di Maluku Utara

Sebarkan artikel ini
peta bmkg menunjukkan lokasi gempa magnitudo 7.6 di maluku utara yang memicu peringatan tsunami
Peta sebaran gempa BMKG memperlihatkan pusat gempa M7,6 di Maluku Utara yang berdampak ke Sulawesi Utara dan sekitarnya

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah Maluku Utara, Kamis (2/4/2026).

Gempa berpusat di laut pada koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tergolong dangkal dan dipicu aktivitas subduksi Laut Maluku dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Pemantauan menunjukkan adanya kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah, di antaranya Halmahera Barat, Bitung, Sidangoli, Minahasa Utara, Belang, dan Bumbulan dengan ketinggian bervariasi antara 0,13 hingga 0,75 meter.

Gempa dirasakan di beberapa daerah dengan intensitas berbeda. Di Ternate, getaran mencapai skala V–VI MMI yang dirasakan hampir seluruh warga dan menyebabkan kepanikan serta kerusakan ringan.

Di Manado, gempa terasa pada skala IV–V MMI, sementara wilayah Gorontalo dan sekitarnya mengalami getaran pada skala II–III MMI.

Hingga pukul 09.50 WIB, BMKG mencatat 48 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 5,5.

Sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi di beberapa lokasi, termasuk fasilitas umum dan bangunan ibadah di wilayah terdampak.

BMKG menyatakan peringatan dini tsunami resmi berakhir pada pukul 09.56 WIB setelah situasi dinilai aman.

Sebagai tindak lanjut, BMKG menurunkan tim untuk melakukan pemetaan dampak serta memasang alat pemantau tambahan guna mengantisipasi gempa susulan.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas.

BMKG juga meminta masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah ditetapkan guna menghindari disinformasi.

Baca Juga  BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Malang Raya Malam Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *