Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
PemerintahanTanah Bumbu

Belajar dari Kota Surabaya, Langkah Saber Pungli Tanah Bumbu

×

Belajar dari Kota Surabaya, Langkah Saber Pungli Tanah Bumbu

Sebarkan artikel ini
Foto : istimewa (mc.tanbu)

Batulicin – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan kunjungan studi banding ke Kota Surabaya dengan kepemimpinan Asisten Pemerintahan dan Setda Tanbu, Eka Saprudin.

Dalam rombongan tersebut turut hadir Inspektur Yulian Herawati, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanbu, Seno Aji, bersama dengan beberapa jaksa lainnya. Selain itu, anggota Polres Tanah Bumbu dan dua orang jurnalis ikut serta dalam kunjungan ini.

Kedatangan tim disambut oleh Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Kota Surabaya, Tatang Imawan, bersama dengan Inspektur Pembantu Eko dan Tim Saber dari Polresta Kota Surabaya, Aiptu Eko, serta anggota Polres Tanjung Perak, Sugeng, di Kantor Inspektorat Kota Surabaya pada Jumat (08/12).

Saber Pungli di Kota Surabaya telah dibentuk pada tahun 2017 dan berhasil menangani dua kasus Pungli, seperti kasus seorang Lurah yang memungut uang dari PKL sebesar Rp 600.000. Oknum tersebut akhirnya dihentikan dan dihadapkan pada proses hukum. Namun, fokus saat ini lebih banyak pada upaya pencegahan.

Ketua II Satgas Saber Pungli Tanbu, Eka Sapruddin, mengakui bahwa informasi yang disampaikan oleh tim Saber Pungli Kota Surabaya sangat menarik. Beberapa aspek, terutama terkait pencegahan, akan diadopsi dengan penguatan koordinasi.

Mengenai hasil kunjungan studi banding ini, Eka Sapruddin menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memperluas wawasan terhadap praktik Saber Pungli di Surabaya. Upaya pencegahan dan praktik yang dapat diterapkan di Tanbu akan ditingkatkan dengan memperkuat koordinasi.

“Studi kaji tiru ini penting kita laksanakan dan ini sebagai upaya kita belajar apa yang tidak ada di kita bisa di tiru. Kita juga bisa memperbanyak sosialisasi dan bidang pelayanan publik seperti yang di jalankan di Kota Surabaya,” ujar Eka Sapruddin.

Baca Juga  Tanah Bumbu Terima Penghargaan ULM atas Dukungan KKN Tematik

Eka Sapruddin menekankan bahwa hasil studi banding ini memberikan masukan penting, terutama dalam memaksimalkan peran 3 pilar (Polres, TNI, dan Pemerintah) hingga tingkat paling bawah. Inspektur Tanbu, Yulian Herawati, menambahkan bahwa ke depannya, timnya akan meningkatkan kinerja Satgas ini dengan mengimplementasikan temuan dari studi banding ini di Tanah Bumbu.

“Kita upayakan pencegahan dan sosialisasi di bidang pelayanan. Terutama yang bersentuhan dengan masyarakat. Begitu juga di sekolah-sekolah juga menjadi perhatian yang rawan terjadi pungli serta di tingkat kecamatan dan desa,” tambahnya.

 

Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *