Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kapuas

Aparatur Desa di Kapuas Ikuti Bimtek Pengelolaan Aset

×

Aparatur Desa di Kapuas Ikuti Bimtek Pengelolaan Aset

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Bimtek pengelolaan aset desa, pengadaan barang dan jasa, Rabu, (2/8/2023) di aula kantor DPMD Kabupaten Kapuas

Kuala Kapuas – Aparatur desa di wilayah Pemerintah Kabupaten Kapuas, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan aset desa, pengadaan barang dan jasa, Rabu, (2/8/2023) di aula kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut dibuka oleh Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Yunabut yang mewakili Plt Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor. Turut hadir Kepala Dinas PMD Kapuas Budi Kurniawan, Inspektorat Kapuas, Heribowo, serta perwakilan BPKP Kalteng selaku pemateri, dan puluhan peserta dari perwakilan desa di Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Yunabut menjelaskan, Pemerintah menyambut baik kegiatan Bimtek, karena menjadi nilai yang sangat strategis dan sangat penting karena
melalui pencatatan aset desa, kalau dilakukan dengan baik tentunya akan mudah untuk di pertanggungjawabkan.

Lebih lanjut Yunabut menjelaskan Pemerintahan (Pemkab) Kapuas memiliki peraturan Bupati No. 7 tahun 2023, tentang pengelolaan aset desa dan peraturan Bupati No. 105 tahun 2022, tentang tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

“Dalam melaksakan pembangunan desa yang ada di wilayah desa, kalau tidak dibarengi dengan pencatatan aset yang baik, maka akan menimbulkan permasalahan-permasalahan dikemudian hari,” ungkap Yunabut.

Ia berharap kepada peserta Bimtek agar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan agar kapasitas dalam menjalankan menejemen aset desa, pengadaan barang dan jasa dapat tercapai.

Sementara itu Kepala Dinas (PMD) dalam laporannya menjelaskan kegiatan tersebut merupakan inisiasi BPKP Provinsi Kalteng, bekerjasama dengan DPMD Kabupaten Kapuas.

Ia mengatakan, kegiatan Bimtek penting dilaksanakan karena dana yang sudah dikucurkan sudah miliaran bahkan triliunan rupiah untuk desa. Maka itu progresnya harus ada dalam bentuk-bentuk hasil pembangunan yang sudah dikerjakan oleh desa-desa, salah satunya aset.

“Kami mengharapkan dengan bimbingan Bimtek ini para aparatur desa kedepannya dapat menjalankan pekerjaannya lebih baik lagi,”pungkas Budi Kurniawan.
(Rahmad)

Baca Juga  Bentuk Peduli Insan Pers, PWI Kapuas Gelar Aksi Sosial 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *