Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Acil Waluh Buka Tiga Stan, UMKM Lokal Ramaikan Festival Kuliner Nataru di Pantai Batakan Baru

×

Acil Waluh Buka Tiga Stan, UMKM Lokal Ramaikan Festival Kuliner Nataru di Pantai Batakan Baru

Sebarkan artikel ini
Stan UMKM Acil Waluh meramaikan Festival Kuliner Nataru di Pantai Batakan Baru Tanah Laut
Stan UMKM lokal di Festival Kuliner Nataru Pantai Batakan Baru dipadati pengunjung selama libur akhir tahun.

Tanah Laut — Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan aktivitas ekonomi. Salah satunya ditunjukkan oleh Acil Waluh, pendiri sekaligus koordinator UMKM lokal, yang membuka tiga stan kuliner dalam Festival Kuliner UMKM Nataru di kawasan Pantai Batakan Baru.

Festival kuliner tersebut berlangsung sejak 28 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan berlokasi di jalur utama menuju Dermaga Pantai Batakan Baru. Kawasan ini menjadi salah satu titik terpadat arus wisatawan selama puncak libur Nataru.

Selain menikmati aneka sajian kuliner khas UMKM lokal, pengunjung Pantai Batakan Baru juga disuguhi beragam aktivitas rekreasi keluarga, mulai dari wisata pantai, wahana banana boat, ATV, hingga hiburan lainnya yang menambah semarak suasana liburan.

Acil Waluh mengatakan, keterlibatannya dalam festival ini tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara kolektif.

“Momentum libur Nataru kami manfaatkan bersama-sama. Kami membuka tiga stan hingga akhir pekan karena arus pengunjung cukup ramai, khususnya di jalur utama menuju dermaga Pantai Batakan Baru,” ujar Acil Waluh.

Ia menegaskan, seluruh UMKM yang terlibat merupakan pelaku usaha lokal Tanah Laut yang saling bergotong royong dalam mengembangkan usaha.

“Kami ingin UMKM lokal tumbuh bersama. Bahan baku berasal dari nelayan lokal, pengolahan dilakukan oleh UMKM Tanah Laut. Menu andalan kami Baby Crab Rajungan, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi daerah,” katanya.

Menu Baby Crab Rajungan yang disajikan menggunakan hasil tangkapan nelayan setempat dan diproduksi oleh UMKM lokal, sejalan dengan upaya penguatan sinergi antara sektor perikanan, pariwisata, dan UMKM di daerah pesisir.

Baca Juga  Pemkab Sukamara Dorong Ekosistem Keuangan Inklusif Desa lewat Pasca Inkubasi

Festival Kuliner UMKM Nataru ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha lokal di Tanah Laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *