Kotabaru

Kapal Cantrang Diduga Masuk Zona Nelayan Tradisional Kotabaru, Warga Menjerit

×

Kapal Cantrang Diduga Masuk Zona Nelayan Tradisional Kotabaru, Warga Menjerit

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar kapal di laut dengan jaring cantrang
Tangkapan layar video kapal cantrang beroperasi di perairan utara Desa Maradapa, Kecamatan Pulau Sembilan, Kotabaru. Nelayan kecil mengeluhkan aktivitas kapal ini merusak rompong dan terumbu karang mereka. Foto: Dok. Warga

KOTABARU — Nelayan kecil di perairan utara Desa Maradapa, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, menjerit. Aktivitas kapal cantrang diduga masuk ke zona nelayan tradisional dan merusak alat tangkap mereka.

Kapal cantrang juga disebut merusak rompong dan terumbu karang. Akibatnya, hasil laut yang selama ini jadi andalan warga terganggu.

“Rompong-rompong yang kami harapkan untuk mendapatkan hasil selalu dirusak oleh nelayan cantrang,” keluh seorang nelayan.

Nelayan kecil dengan GT (gross tonnage) sangat kecil tak sebanding dengan kapal cantrang yang GT besar dan dilengkapi alat canggih.

Mereka berharap pemerintah serius memperhatikan wilayah terluar Kalimantan Selatan ini.

“Kami tidak perlu bantuan langsung. Cukup jaga wilayah kami. Kami bisa mandiri dari hasil laut asal jangan dijajah,” ujar warga.

Baca Juga  SMKN 1 Kotabaru Gelar Fashion Show UKK, Angkat Tema Sparkling Kebaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *