Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarbaru

Kapolda Kalsel Buka Latihan Pelopor Sat Brimob 2026, 216 Personel Digembleng

×

Kapolda Kalsel Buka Latihan Pelopor Sat Brimob 2026, 216 Personel Digembleng

Sebarkan artikel ini
Personel Sat Brimob Polda Kalsel mengikuti pembukaan latihan kemampuan pelopor tahun 2026 di Banjarbaru
Instruktur Sat Brimob Polda Kalsel memasangkan perlengkapan latihan kepada personel saat pembukaan Latihan Kemampuan Pelopor Tahun 2026 di Mako Sat Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru.

BANJARBARU – Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan resmi membuka Latihan Kemampuan Pelopor Personel Satuan Brimob Polda Kalsel Tahun 2026 di Lapangan Mako Sat Brimob Polda Kalsel, Senin (18/5/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membentuk karakter personel Korps Baret Biru dalam menghadapi berbagai situasi berisiko tinggi.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, para pejabat utama (PJU), serta sejumlah kepala satuan wilayah, di antaranya Plh Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Tanah Laut, dan Kapolres Barito Kuala.

Sebanyak 216 personel pilihan Sat Brimob Polda Kalsel akan mengikuti pelatihan intensif selama delapan hari. Mereka akan dibekali materi mulai dari sejarah Korps Brimob, fungsi pelopor, pembentukan sikap dan perilaku, hingga kemampuan teknis lapangan.

Materi pelatihan meliputi kemampuan Grand Attack Ground (GAG), sandi, combat medic, simulasi penanganan huru-hara (PHH), navigasi darat, hingga latihan taktis pertempuran dan Basis Operasi Depan (BOD).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, Kapolda menekankan bahwa latihan ini tidak sekadar agenda rutin tahunan, melainkan proses pembentukan karakter bagi personel pelopor Brimob.

“Brimob adalah pasukan elite yang dibentuk untuk menghadapi tantangan dan situasi berbahaya demi memberikan perlindungan kepada masyarakat. Brimob bukan tempat untuk mencari kenyamanan,” kata Rosyanto Yudha dalam amanatnya.

Kapolda juga mengingatkan keberhasilan operasi Brimob tidak ditentukan kemampuan individu semata, tetapi lahir dari soliditas tim, rasa saling percaya, disiplin, serta jiwa korsa yang kuat.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini turut menekankan penguatan sinergi internal. Para Kapolres jajaran Polda Kalsel dijadwalkan ikut bergabung pada hari ketujuh pelatihan, disusul pejabat utama Polda Kalsel pada hari kedelapan.

Baca Juga  Erna Lisa-Wartono Dominasi Perolehan Suara Sementara di PSU Banjarbaru

Menurut Rosyanto, keterlibatan unsur pimpinan menjadi bagian dari penguatan kebersamaan dan dukungan moral bagi personel yang menjalani pembinaan intensif.

Di akhir arahannya, Kapolda meminta seluruh peserta dan instruktur tetap mengedepankan faktor keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) selama latihan berlangsung.

Semangat peserta pun ditutup dengan semboyan khas Korps Brimob Polri: “Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil, jiwaraga kami demi kemanusiaan.”

Penulis: Wawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *