Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Lingkungan

Tanam Mangrove di Muara Pagatan, Tanah Bumbu Perkuat Perlindungan Pesisir

×

Tanam Mangrove di Muara Pagatan, Tanah Bumbu Perkuat Perlindungan Pesisir

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama tamu undangan mengikuti penanaman mangrove di Muara Pagatan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan mengikuti aksi penanaman mangrove di Pantai Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (12/4/2026).

TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar aksi penanaman mangrove di Pantai Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (12/4/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan itu diikuti sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin, Staf Khusus Kepala BPOM RI Hj. Nor Andi Arina Wati Arsyad, jajaran Forkopimda Tanah Bumbu, hingga musisi Kaka Slank.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengatakan penanaman mangrove dilakukan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Menurut dia, keberadaan hutan mangrove memiliki fungsi penting sebagai benteng alami pantai, habitat biota laut, serta penyangga lingkungan pesisir.

“Aksi penanaman ini adalah wujud nyata kita bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya wilayah pesisir,” kata Andi Rudi Latif.

Ia menambahkan, rehabilitasi mangrove juga diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Kita perlu membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan kita sendiri,” ujarnya.

Pemkab Tanah Bumbu, lanjut dia, akan melanjutkan program rehabilitasi kawasan pesisir melalui pengendalian pencemaran dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Baca Juga  Debu dan Lumpur Truk Tambang Ganggu Akses Jalan Menuju Wisata Jatigede

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *