Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Surabaya

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Warga Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

×

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Warga Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
Pengendara melintas saat hujan lebat di Jawa Timur terkait peringatan cuaca ekstrem dari BMKG.
Pengendara melintas di tengah hujan lebat yang mengguyur wilayah Jawa Timur. BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah dalam beberapa hari ke depan.

Surabaya — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas atmosfer pada masa peralihan musim (pancaroba) yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di berbagai daerah.

Kepala BMKG Juanda menyebut kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan yang dapat berkembang dengan cepat dan memicu hujan berintensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat.

“Pada periode ini masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, karena hujan lebat dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi disertai petir serta angin kencang,” demikian imbauan BMKG dalam keterangan resminya.

BMKG mencatat hampir seluruh wilayah di Jawa Timur berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan. Sejumlah daerah yang diperkirakan terdampak antara lain Malang, Blitar, Pacitan, Jember, Banyuwangi, Surabaya, hingga Kota Batu.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun kerusakan infrastruktur ringan.

Di wilayah perbukitan dan pegunungan, curah hujan tinggi juga berpotensi memicu tanah longsor, sementara di kawasan perkotaan dapat menyebabkan genangan hingga banjir.

BMKG menjelaskan fenomena tersebut dipicu oleh beberapa faktor atmosfer, termasuk aktivitas gelombang atmosfer serta suhu muka laut yang relatif hangat di perairan selatan Pulau Jawa.

Kondisi tersebut meningkatkan suplai uap air di atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif penyebab hujan lebat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun saat melakukan perjalanan.

Warga juga diminta menghindari lokasi rawan longsor serta tidak berteduh di bawah pohon besar ketika terjadi hujan disertai angin kencang.

Baca Juga  ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Cita Rasa Prancis Autentik di Le Goût de France 2025

Selain itu, masyarakat diimbau rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *