Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Pemkab Tanah Laut Tindaklanjuti Keluhan Jalan Rusak Sungai Pinang–Pelaihari

×

Pemkab Tanah Laut Tindaklanjuti Keluhan Jalan Rusak Sungai Pinang–Pelaihari

Sebarkan artikel ini
Jalan rusak berlubang dan tergenang air di ruas Sungai Pinang–Pelaihari, Tanah Laut, yang dikeluhkan masyarakat.
Kondisi jalan rusak dan berlubang dipenuhi genangan air di ruas Sungai Pinang–Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, yang dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara. (Foto: Anto/Bacakabar).

TANAH LAUT — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mulai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di jalur alternatif Tambangulang–Banyuirang, khususnya di wilayah Desa Sungai Pinang. Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan rusak parah sepanjang sekitar 8 kilometer di ruas Sungai Pinang–Pelaihari. Jalan tersebut dipenuhi lubang besar dan genangan air yang dinilai membahayakan pengendara serta menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Tanah Laut dilaporkan telah menurunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalan di sejumlah titik.

Hasil pengecekan lapangan itu akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan.

Penanganan direncanakan difokuskan pada titik-titik kerusakan paling parah, terutama ruas jalan yang berlubang besar dan sering tergenang air.

Jalur alternatif sepanjang sekitar 25 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Tambangulang hingga Desa Banyuirang, Kecamatan Bati-Bati, selama ini menjadi akses penghubung antarwilayah yang cukup ramai dilalui kendaraan.

Kerusakan jalan paling banyak ditemukan di wilayah Desa Sungai Pinang serta sebagian Desa Tambangulang, yang dinilai berisiko bagi pengendara terutama saat malam hari atau ketika hujan turun karena lubang kerap tertutup genangan air.

Baca Juga  Bupati Tanah Laut Sambut Entry Meeting BPKP Evaluasi Perencanaan dan Anggaran 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *