Jakarta — Pertamina Patra Niaga mengajak sejumlah pemimpin redaksi media nasional meninjau langsung proses distribusi dan pengawasan kualitas bahan bakar pesawat (avtur) di Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memperlihatkan kesiapan pasokan avtur menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 2026, saat aktivitas penerbangan diperkirakan meningkat signifikan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan operasional AFT Halim serta melakukan peninjauan lapangan guna melihat tahapan distribusi avtur, mulai dari penerimaan produk, penyimpanan, hingga proses pengisian ke pesawat udara.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari transparansi operasional perusahaan kepada publik melalui media.
Menurutnya, Pertamina ingin menunjukkan secara langsung bagaimana standar kualitas dan keselamatan diterapkan dalam rantai distribusi avtur.
“Kami memastikan setiap tahapan pemeriksaan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari produk diterima hingga sebelum pengisian ke pesawat, sehingga seluruh proses berjalan sesuai standar,” ujar Arya.
AFT Halim Perdanakusuma disebut memiliki peran strategis dalam jaringan distribusi avtur nasional. Terminal ini tidak hanya melayani penerbangan komersial, tetapi juga kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara serta penerbangan khusus atau VVIP.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menambahkan, AFT Halim merupakan salah satu dari 72 Aviation Fuel Terminal yang dikelola Pertamina di seluruh Indonesia dan menjadi terminal terbesar kedua di wilayah Jawa bagian barat dari sisi penyaluran avtur.
Ia menegaskan kualitas produk menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan distribusi.
“Pemeriksaan kualitas dilakukan saat penerimaan, selama penyimpanan, dan sebelum pengisian ke pesawat untuk memastikan produk tetap sesuai standar internasional,” katanya.
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM, LPG, dan avtur dalam kondisi aman. Perusahaan juga menyiapkan kebijakan harga khusus avtur selama periode libur Idulfitri sebagai dukungan terhadap stabilitas harga tiket pesawat.
VP Aviation Fuel Business Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi menyebut proyeksi kebutuhan avtur telah disiapkan, termasuk penguatan fasilitas di bandara dengan potensi lonjakan penumpang.
“Kami memastikan keandalan pasokan agar operasional penerbangan tetap lancar selama periode mudik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pemberitaan RRI Muhammad Yusri Darto yang turut mengikuti kunjungan menilai kegiatan tersebut membantu media memahami secara langsung proses distribusi energi penerbangan.
Menurutnya, pengalaman lapangan memberikan perspektif lebih utuh sehingga pemberitaan kepada masyarakat dapat disampaikan secara lebih akurat.












