Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Malang

Longsor Terjang Lawang Malang, Jalan Warga Putus Usai Hujan Deras

×

Longsor Terjang Lawang Malang, Jalan Warga Putus Usai Hujan Deras

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD dan warga membersihkan material longsor dari tebing setinggi tujuh meter yang menutup akses jalan di Lawang, Kabupaten Malang.
Petugas BPBD bersama aparat dan warga melakukan penanganan material longsor yang menutup akses jalan di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, setelah tebing setinggi tujuh meter runtuh akibat hujan deras. (Foto Istimewa)

MALANG — Tebing setinggi sekitar tujuh meter di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, longsor dan menutup akses jalan warga setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Peristiwa tersebut sempat viral di sejumlah grup WhatsApp setelah warga membagikan dokumentasi kondisi longsor yang menimbun jalan umum di kawasan permukiman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memastikan longsor terjadi pada Kamis (12/2/2026). Laporan resmi baru diterima sehari kemudian dan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan di lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu runtuhnya tebing yang berada di antara bangunan warga dan akses jalan umum tersebut.

Menurutnya, tebing yang longsor memiliki tinggi dan lebar sekitar tujuh meter dengan diameter longsoran mencapai kurang lebih 10 meter.

Material tanah yang jatuh menutup badan jalan sehingga akses menuju kebun warga terputus total. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Proses penanganan melibatkan personel gabungan dari BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), unsur Muspika Lawang, relawan, perangkat desa, hingga warga setempat. Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop.

BPBD memperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.

Petugas masih melakukan pembersihan material longsor sekaligus memantau potensi pergerakan tanah susulan, mengingat curah hujan di wilayah Malang masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga  Kapolri Tutup Tanwir IMM XXXIII di Malang, Mendes PDT Ajak Kolaborasi Bangun Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *