Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

BNN dan Pemprov Bangka Belitung Dorong Integrasi Kurikulum Anti-Narkoba di Sekolah

×

BNN dan Pemprov Bangka Belitung Dorong Integrasi Kurikulum Anti-Narkoba di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Audiensi BNN RI dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung membahas integrasi kurikulum anti-narkoba di lingkungan sekolah
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menerima audiensi jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kantor BNN, Jakarta, membahas penguatan pencegahan narkoba melalui jalur pendidikan.

JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membahas penguatan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui jalur pendidikan. Pembahasan itu mengemuka dalam audiensi yang digelar di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (27/1).

Dalam pertemuan tersebut, BNN menyoroti posisi geografis Bangka Belitung yang berada di jalur lintas Sumatera–Jawa, sehingga dinilai memiliki kerentanan tersendiri terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya melalui jalur laut.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menilai tantangan penyalahgunaan narkotika saat ini tidak hanya datang dari jenis konvensional, tetapi juga dari narkotika sintetis yang menyasar kelompok usia produktif.

Ancaman itu, menurut Suyudi, mulai merambah ke wilayah pedesaan dengan berbagai modus, sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan lebih dini dan sistematis. Salah satu langkah yang didorong adalah penguatan edukasi melalui jalur sekolah.

BNN mendorong penerapan program Sekolah Bersinar serta integrasi materi pencegahan narkotika ke dalam kurikulum pendidikan, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun ketahanan siswa, pendidik, dan orang tua terhadap risiko penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut. Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan komitmen daerahnya untuk memperkuat pencegahan narkotika, terutama di kalangan generasi muda.

Keseriusan itu ditunjukkan dengan kehadiran sejumlah unsur pemerintah daerah dalam audiensi, mulai dari sekretariat daerah, dinas pendidikan, hingga perwakilan sekolah dan guru bimbingan konseling.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis perangkat buku integrasi kurikulum anti-narkoba yang akan diterapkan di sekolah-sekolah di Bangka Belitung. Salah satu sekolah yang diproyeksikan menjadi pelaksana awal program ini adalah SMA Negeri 4 Pangkalpinang.

BNN dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sepakat memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai upaya jangka panjang untuk membangun ketahanan daerah dari ancaman narkotika.

Baca Juga  Eduprime Canangkan Layanan Melalui Metaverse

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *