Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kesehatan

Klinik Lapas Batulicin Raih Akreditasi Paripurna di Awal 2026

×

Klinik Lapas Batulicin Raih Akreditasi Paripurna di Awal 2026

Sebarkan artikel ini
Klinik Lapas Batulicin meraih Akreditasi Paripurna sebagai peningkatan layanan kesehatan warga binaan
Petugas Klinik Lapas Kelas III Batulicin saat menjalankan pelayanan kesehatan kepada warga binaan usai meraih Akreditasi Paripurna. (Foto dok. Humas Lapas Batulicin)

BATULICIN — Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin meraih predikat Akreditasi Paripurna, hasil penilaian tertinggi dalam standar layanan kesehatan, pada awal 2026. Capaian ini menjadi indikator peningkatan mutu layanan kesehatan bagi warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

Akreditasi tersebut diperoleh setelah proses survei yang dilakukan Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri) pada 17–19 Desember 2025. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup telaah dokumen, observasi lapangan, penelusuran penerapan standar pelayanan, serta wawancara dengan petugas klinik.

Dalam proses survei, tim penilai menyoroti sejumlah aspek utama, mulai dari tata kelola dan manajemen klinik, ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi sumber daya manusia, pengendalian dan pencegahan infeksi, manajemen obat serta alat kesehatan, hingga pencatatan rekam medis dan mekanisme peningkatan mutu berkelanjutan.

Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam memastikan layanan kesehatan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Ia menegaskan, akreditasi paripurna tidak hanya menjadi pengakuan administratif, tetapi juga komitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang aman dan berorientasi pada keselamatan warga binaan.

Menurut Arifin, hasil akreditasi ini menjadi pijakan untuk memperkuat konsistensi penerapan standar operasional prosedur, meningkatkan budaya keselamatan pasien, serta memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan di luar lapas guna mendukung layanan rujukan.

Dengan capaian tersebut, Klinik Lapas Batulicin diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan layanan kesehatan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pembinaan warga binaan secara menyeluruh.

Baca Juga  GOW Kotabaru Tegaskan Peran Perempuan Sehat untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *