Kriminal

Warga Talaga Majalengka Gerebek Area Pemakaman yang Diduga Jadi Lokasi Transaksi Narkoba

×

Warga Talaga Majalengka Gerebek Area Pemakaman yang Diduga Jadi Lokasi Transaksi Narkoba

Sebarkan artikel ini
Puluhan warga Desa Talaga Kulon mendatangi area pemakaman yang diduga menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang di Majalengka.
Puluhan warga Desa Talaga Kulon menggeruduk area pemakaman yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi obat-obatan terlarang di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Minggu (7/12/2025).

MAJALENGKA — Puluhan warga Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, menggerebek sebuah gubuk di area pemakaman yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba, Minggu (7/12/2025).

Penggerebekan dilakukan setelah warga resah dengan aktivitas mencurigakan sejumlah pemuda dari luar daerah yang kerap keluar masuk kawasan tersebut. Lokasi yang berada beberapa ratus meter dari permukiman dan tertutup pepohonan dinilai rawan disalahgunakan sebagai tempat transaksi narkoba.

Namun, aksi warga diduga telah bocor. Informasi mengenai rencana penggerebekan disebut sudah beredar sejak pagi, sementara warga baru bergerak sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya, warga hanya mendapati tiga remaja yang diduga hendak melakukan transaksi, sementara terduga pengedar berhasil melarikan diri sebelum warga tiba di lokasi.

“Di lokasi itu kami menemukan tiga remaja yang mondar-mandir dan mencurigakan. Kami menduga mereka akan melakukan transaksi obat-obatan,” ujar salah seorang warga.

Warga membentangkan spanduk sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan aktivitas transaksi obat-obatan terlarang di area pemakaman Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.

Ketiga remaja tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasar Narkoba Polres Majalengka AKP Sigit Purnomo membenarkan adanya pengamanan terhadap tiga remaja tersebut. Polisi akan melakukan tes urine untuk memastikan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkoba.

“Ketiganya sudah diamankan dan akan menjalani tes urine. Jika terbukti, proses hukum akan dilanjutkan. Namun jika tidak terbukti, mereka akan dikembalikan,” kata AKP Sigit.

Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk menelusuri dugaan jaringan peredaran narkoba yang memanfaatkan lokasi terpencil sebagai tempat transaksi.

Baca Juga  Polisi Amankan 5 Orang Diduga Terlibat Pembunuhan di Mengkauk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *