BANJARBARU — Ditpamobvit Polda Kalimantan Selatan memperkuat kerja sama pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) melalui Rapat Koordinasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Perjanjian Kerja Teknis (PKT) bersama para mitra strategis, termasuk PLN Indonesia Power UBP Asam Asam. Kegiatan digelar di Gedung Polda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (21/11).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan, kolaborasi antara kepolisian dan pengelola Obvitnas merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran layanan publik.
“Sinergitas antara Polri dan pengelola Obvitnas adalah kunci terciptanya kamtibmas yang kondusif. Kerja sama ini memperkuat perlindungan objek vital sekaligus mendukung keberlangsungan pembangunan menuju Indonesia Emas,” ujar Kapolda.
Direktur Pamobvit Polda Kalsel, Kombes Pol Sukron, menambahkan bahwa pengamanan Obvitnas kini memerlukan pendekatan modern, adaptif, dan responsif. Menurutnya, kerja sama multipihak sangat dibutuhkan.
“Pamobvit tidak dapat bekerja sendiri. Sektor energi seperti PLN Indonesia Power adalah mitra penting dalam membangun sistem keamanan terpadu. Melalui MoU dan PKT ini, kami memastikan standar pengamanan terus ditingkatkan dengan komunikasi yang cepat dan terkoordinasi,” ungkap Sukron.
Dari pihak PLN Indonesia Power, Senior Manager UBP Asam Asam, Reo Yanuar Hadi, menilai penguatan sinergi dengan kepolisian sebagai langkah strategis menjaga keandalan pasokan listrik di Kalsel.
“Keamanan adalah fondasi utama operasional pembangkit. Dengan dukungan Ditpamobvit Polda Kalsel, kesiapsiagaan dan keselamatan operasional pembangkit kami akan semakin kuat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta foto bersama sebagai simbol komitmen jangka panjang kedua pihak. Penguatan sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan stabilitas keamanan objek vital strategis yang menunjang pembangunan nasional.












