Malang

Petani Malang Belum Rasakan Manfaat Pupuk Subsidi

×

Petani Malang Belum Rasakan Manfaat Pupuk Subsidi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi distribusi pupuk subsidi dari kios ke kelompok tani di Malang
Ilustrasi penyaluran pupuk subsidi dari kios ke kelompok tani.

Malang — Penurunan harga pupuk subsidi sejak Oktober 2025 diharapkan meringankan biaya produksi petani. Namun, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, banyak petani mengaku belum merasakan manfaatnya.

Harga pupuk subsidi seperti urea dan phonska turun sekitar 15 persen. Meski begitu, para petani padi di Kecamatan Pakis menyebut stok pupuk sulit diperoleh tepat waktu.

“Kadang pupuk yang kami butuhkan habis di kios atau datang terlambat. Akhirnya kami terpaksa membeli pupuk non-subsidi dengan harga jauh lebih mahal,” ujar salah satu petani yang enggan disebut namanya.

Selain masalah distribusi, para petani menghadapi kendala lain, yakni serangan hama dan cuaca yang tidak mendukung produktivitas tanaman.

Meski harga pupuk subsidi turun, biaya operasional lain tetap tinggi, sehingga keuntungan petani belum membaik.

Para petani di Malang berharap distribusi pupuk subsidi ke depan lebih lancar dan dibarengi dukungan teknis untuk mengatasi hama dan cuaca. Dengan begitu, penurunan harga pupuk dapat benar-benar meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga  Grand Mercure Malang Rayakan “Pahlawan di Hatiku” untuk Orang Tua dan Wali Disabilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *