Kotabaru — Ribuan warga Kotabaru memadati kawasan Siring Laut Rabu (29/10/2025) sore untuk menyambut Kirab Obor Api PORPROV XII Kalimantan Selatan. Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi obor yang melintasi jalan-jalan utama kota, menebar semangat sportivitas, persatuan, dan prestasi menjelang pembukaan ajang olahraga terbesar di Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut.
Asisten Administrasi Umum Setda Kotabaru, H. Selamat Riyadi, S.Pd., M.Ed., mewakili Bupati Kotabaru, memimpin prosesi penyambutan bersama jajaran Forkopimda, pengurus KONI Kalsel dan Kotabaru, serta atlet dan official dari 18 cabang olahraga. Kirab obor dimulai dari Siring Laut, melewati Jalan H. Agus Salim, Pangeran Diponegoro, Tugu Nelayan, hingga Masjid Raya, sebelum kembali ke titik awal.
“Api PORPROV bukan sekadar simbol, tetapi nyala semangat olahraga, persatuan, dan prestasi. Kehadiran obor di Kotabaru menjadi momentum membangkitkan gairah olahraga sekaligus mempererat silaturahmi antar daerah,” ujar H. Selamat Riyadi. Ia menambahkan, Kotabaru menargetkan masuk lima besar dalam perolehan medali, sekaligus menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sehat bagi masyarakat.
Kehadiran obor ini juga menjadi momen penting bagi generasi muda. Puluhan atlet muda Kotabaru ikut mengiringi kirab, menyalurkan semangat mereka untuk mengukir prestasi di PORPROV XII. Banyak di antara mereka yang menyatakan bangga bisa terlibat langsung dalam prosesi simbolik yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.
Bagi warga, momen ini bukan sekadar seremoni. Banyak yang rela menunggu berjam-jam demi menyaksikan obor api melintas. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias, mengibarkan bendera, dan berfoto bersama, menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi perekat sosial serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap daerah sendiri.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama di Siring Laut, menandai semangat baru bagi generasi muda dan atlet untuk mengukir prestasi. Bagi Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kirab ini juga menjadi pengingat bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga media membangun persatuan, sportivitas, dan kebanggaan daerah di tingkat provinsi.












