KOTABARU – Kondisi jalan di kawasan Pal 6 RT 03 Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, dikeluhkan warga karena rusak parah dan kerap memicu kecelakaan.
Kerusakan jalan disebut dipicu saluran parit yang tertutup akibat aktivitas pembukaan lahan, sehingga air meluap ke badan jalan dan membuat permukaan jalan berlubang serta berlumpur.
Ketua RT 03 Desa Sigam, Akbar, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung lebih dari satu bulan tanpa penanganan serius.
“Parit tertutup, air meluap, dan lubang jalan makin dalam. Banyak warga jatuh, termasuk guru dan ustaz,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, laporan telah disampaikan ke pemerintah desa hingga kecamatan. Bahkan warga sudah mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk permohonan perbaikan.
“Sudah dilaporkan, bahkan pihak PU sempat meninjau lokasi. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” katanya.
Warga menyebut kondisi jalan semakin berbahaya saat hujan turun. Lumpur menutupi permukaan jalan, batu berserakan, dan genangan air membuat pengendara sulit melintas dengan aman.
Herman, salah satu pengendara motor yang setiap hari melintas, mengaku harus ekstra hati-hati terutama pada malam hari karena minim penerangan jalan.
“Lubangnya dalam dan gelap kalau malam. Sudah banyak yang jatuh dan motor rusak,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Faris, seorang pelajar SMA yang rutin melewati jalur tersebut saat berangkat sekolah.
“Teman saya pernah jatuh di sini. Kami jadi takut lewat,” katanya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas PUPR Kotabaru Abdul Hamid mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kerusakan jalan di Pal 6.
“Kami akan segera menurunkan tim teknis untuk melihat kondisi di lapangan,” ujarnya
Ia memastikan pemerintah daerah akan mencari solusi agar jalan segera diperbaiki dan aktivitas warga kembali aman.












