Kotabaru – Kepulan asap tipis yang tersisa di hamparan lahan kering Desa Sembilang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Sabtu (20/9/2025) siang, menjadi tanda bahaya keba karan hutan dan lahan (Karhutla) yang nyaris meluas. Di bawah terik matahari dengan suhu 29°C, langkah cepat Polsek Kelumpang Tengah dan Koramil 1004-06 memastikan api benar-benar padam memberi rasa lega bagi warga sekitar.
Berdasarkan pantauan aplikasi BNPB, hotspot terdeteksi di koordinat latitude -2°.52.29”S dan longitude 116.1338”90°. Dari hasil pengecekan di lapangan, sekitar 1 hektare lahan terdampak api yang diduga berasal dari pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Kapolsek Kelumpang Tengah, AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan personel gabungan langsung menyisir lokasi dan memastikan tidak ada rambatan api maupun munculnya titik panas baru.
“Api sudah padam saat tim tiba, namun kami tetap lakukan pemeriksaan dan antisipasi agar tidak terjadi kebakaran susulan,” jelas Kapolsek.
Selain melakukan pengecekan, aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengidentifikasi pemilik lahan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek menegaskan, upaya pencegahan Karhutla akan terus diperkuat. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan bencana.
“Pencegahan lebih penting daripada penindakan. Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan agar Karhutla bisa ditekan,” tegasnya.












