Banjarbaru – Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si. memimpin rapat koordinasi dan silaturahmi unsur Kominda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Rapat ini fokus pada peningkatan deteksi dini dan cegah dini terhadap isu strategis nasional serta potensi kerawanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Banjarbaru (15/05/2025).
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ilham Yunus menyoroti isu global seperti rencana resiprokal tarif AS-Indonesia dan perang dagang AS-Tiongkok. Ia juga mengingatkan tentang isu nasional seperti aksi “Indonesia Gelap Jilid 2”, penolakan UU TNI, dan persiapan May Day 2025.
“Kita harus waspadai indikasi keterlibatan pihak luar dalam aksi penolakan UU TNI yang berpotensi memecah belah bangsa,” tegasnya.
Danrem 101/Antasari menekankan pentingnya antisipasi kerawanan sebelum, selama, dan setelah PSU Pilkada Kota Banjarbaru pada 19 April 2025. Isu seperti ajakan memilih kotak kosong dan dugaan money politic menjadi perhatian serius.
“Kita harus perkuat sinergi antar lembaga pemerintah, penyelenggara PSU, dan unsur Kominda untuk sukseskan PSU Banjarbaru yang aman dan bermartabat,” ujar Ilham Yunus. Ia juga mengimbau masyarakat bijak menyikapi informasi agar tidak terprovokasi.
Brigjen TNI Ilham Yunus memastikan Korem 101/Antasari siap mendukung kelancaran PSU Pilkada Banjarbaru.












