Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
BanjarbaruDaerahKalimantan Selatan

Koalisi LSM Banua KPK-APP Geruduk Kantor PT.Jafra Comfeed

×

Koalisi LSM Banua KPK-APP Geruduk Kantor PT.Jafra Comfeed

Sebarkan artikel ini

Bacakabar.id, Banjarbaru – LSM Kelompok Kinerja Aparator Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) geruduk Perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia yang ada di Jalan Garuda Landasan Ulin Gg Murai. Rabu, (14/12/2022).

Kedatangan kualisi LSM itu untuk melakukan Audensi bersama pimpinan perusahaan terkait penyelesaian permasalahan dugaan pencaplokan lahan milik warga di Desa Tambang Ulang, Tanah Laut.

Sekitar pukul 09.30 Wita, rombongan disambut pihak perusahaan yang diwakili oleh Jumadi HRD kantor Wilayah PT. Japfa Comfeed.

Dalam audiens ini ketua dari KPK-APP menyampaikan hal, bagaimana penyelesaian mengenai diduga lahan penyerobotan tanah warga disini yang di pakai PT.Japfa Comfeed.

“Permasalahan ini berawal dari pembelian lahan, sertifikat itu kadang kadang tertukar kesana kemari, ” ujarnya

Ia bilang, saat kita membeli lahan tersebut, ada Sekitar 26 sertifikat

“Setelah kita plotting kan semua sertifikat itu, ternyata ada yang tidak cocok. Salah satunya lahan 179 milik Jumriansyah,” terangnya

Ia menambahkan, pihaknya sudah memegang sekitar enam Sertifikat dikala itu.

“Pada tahun 2019 kita umumkan, bahwa lahan itu adalah milik kita, masuk ke dalam plottingkan atau pagar kita,” jelasnya.

Namun mereka membantah pihaknya tidak mencaplok lahan tersebut, karena pihaknya membeli.

Sementara itu, Ketua KPK-APP Aliansyah menyampaikan, Perusahaan sebesar seperti ini jangan sampai mengangap kita warga banua ini seperti anak-anak karena disini, PT ini berdiri juga merupakan salah satu keuntungan membantu warga daerah untuk bekerja, jangan sampai dibinasakan apalagi lahan warga setempat ini diduga di serobot dalam keterangan surat lampiran pemilik sah

“Pada tanggal 12 Desember kita sudah mengirim surat, rencana kita diminta untuk beraudiens hari ini 13 Des 2022.” jelasnya.

Ia bilang, sampai saat ini tidak ada dihubungi, seolah olah kita diduga dibohongi dalam penanganan kasus pencaplokan tanah ini.

Baca Juga  Sah, Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen 75,83KM Dimulai

“Kita memang belum ada lapor ke polisi, kita mencari titik terang dan solusi bersama, kalau tidak ada solusi kami akan usir, diberi waktu sampai Senin depan, dan Alhamdulilkah setelah audient tadi pihak PT.Japfa Comfeed ingin adakan pertemuan lagi hari Kamis depan untuk penyelesaian masalah ini,” beber Ali.

Ia menambahkan dari pengamatannya perusahaan ini diduga tidak bonafit, kami sudah membuat surat resmi, tetapi tidak ada yang merespon.

“Jangan sampai ada perusahaan yang merugikan rakyat Kalimantan Selatan, kami bakal melawan, kami bakal mengusir perusahaan yang merugikan rakyat,” tambahnya.

Kita tunggu pihak perusahaan bakal membuat surat resmi untuk audiensi bersama LSM pada Kamis Depan.

“Semoga, Kamis depan ada titik terang dan solusi dari permasalahan ini,” tutupnya ketika sesi wawancara dengan beberapa awak media. (@Dwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *