Sleman

690 Pengendara Ditegur Polresta Sleman Selama Operasi Patuh Progo

×

690 Pengendara Ditegur Polresta Sleman Selama Operasi Patuh Progo

Sebarkan artikel ini

SLEMAN — Polresta Sleman telah memberikan 690 teguran kepada pengendara selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2026. Hingga hari keenam, polisi belum melakukan penindakan berupa tilang.

Operasi Patuh Progo 2026 digelar Satlantas Polresta Sleman selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

“Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Satlantas Polresta Sleman telah memberikan 690 teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Sementara itu, belum dilakukan penindakan berupa tilang,” kata Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Minggu (1/11/2026).

Selain penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, data kecelakaan selama enam hari operasi mencatat 61 kejadian. Sebanyak 82 orang mengalami luka ringan.

“Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat,” ucap Argo.

Ia mengatakan kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp41.950.000.

Menurut Argo, Operasi Patuh Progo 2026 mengedepankan edukasi, sosialisasi, dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Polresta Sleman mengimbau pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” pungkas Argo.

Baca Juga  7 Tersangka Kasus Mafia Bola Dilimpahkan ke Kejari Sleman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *