Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarmasin

157 Pengurus Koperasi Merah Putih Termasuk dari Tanah Bumbu Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi

×

157 Pengurus Koperasi Merah Putih Termasuk dari Tanah Bumbu Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Para pengurus Koperasi Merah Putih termasuk dari Tanah Bumbu antusias mengikuti pelatihan digitalisasi untuk meningkatkan tata kelola koperasi.
Para pengurus Koperasi Merah Putih termasuk dari Tanah Bumbu antusias mengikuti pelatihan digitalisasi untuk meningkatkan tata kelola koperasi.

BANJARMASIN – Sebanyak 157 pengurus Koperasi Merah Putih dari berbagai desa dan kelurahan, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan, antusias mengikuti pelatihan pengelolaan koperasi berbasis digital, Kamis (25/9/2025) malam. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia koperasi sekaligus mendorong transformasi ekonomi masyarakat di era digital.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Drs. Gusti Yanuar Noor Rifa’i, M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pengurus koperasi agar mampu memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan usaha. “Kami optimistis ke depan koperasi dapat mengembangkan gerai digital, memanfaatkan aplikasi, serta menerapkan tata kelola manajemen yang lebih modern dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten III, Narni, SKM., M.Kes., menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menjadi penggerak utama digitalisasi koperasi di wilayahnya. “SDM yang profesional akan membawa koperasi lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat perekonomian dari tingkat desa dan kelurahan,” katanya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Fahrul Zani, SST, yang mengangkat tema “Digitalisasi Koperasi Merah Putih Melalui Microsite/Simkopdes.” Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk memperluas pasar, meningkatkan transparansi, serta efisiensi pengelolaan koperasi.

“Pelatihan tatap muka seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan daring karena memungkinkan interaksi langsung dan pemahaman lebih dalam tentang implementasi teknologi,” tegas Fahrul.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang melihatnya sebagai momentum penting untuk membawa koperasi ke level yang lebih maju. Dengan penguasaan teknologi, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam tradisional, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi digital yang membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Kegiatan berlanjut pada Jumat (26/9/2025) dengan sesi lanjutan seputar implementasi strategi digital. Program ini diharapkan menjadi tonggak transformasi koperasi menuju era modern yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Mengawal Rekrutmen Seleksi KPU Kabupaten/Kota yang Berintegritas dan Afirmatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *