Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Zulhas Gerak Cepat Tangani Korban Bencana di Sumatera

×

Zulhas Gerak Cepat Tangani Korban Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Menteri Zulhas memantau kondisi pengungsian dan memastikan pasokan pangan aman bagi korban banjir Sumatera.
Zulhas meninjau posko pengungsian dan berdialog dengan warga terdampak banjir di Sumatera.

Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 meninggalkan dampak luas. Ribuan warga di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terpaksa mengungsi akibat banjir dan longsor yang memutus akses jalan, merusak rumah, dan mengganggu distribusi pangan.

Di tengah situasi darurat ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bergerak cepat. Pada 28–30 November 2025, ia turun langsung ke titik-titik terdampak di Sumatera Barat dan wilayah lain untuk melihat kondisi lapangan, berdialog dengan warga, serta memantau penyaluran bantuan. Kehadirannya disambut antusias warga yang telah berhari-hari bertahan dengan suplai terbatas.

Zulhas meninjau sejumlah posko pengungsian yang paling terdampak, mendengar keluhan soal minimnya akses air bersih, dapur umum, dan kesulitan memperoleh bahan pangan akibat jalur distribusi yang masih terputus. Ia juga menyambangi wilayah terdampak yang sulit dijangkau untuk memastikan data kerusakan dan kebutuhan dapat segera ditindaklanjuti.

Merespons kondisi tersebut, Zulhas langsung menginstruksikan Bulog untuk menggandakan suplai pangan ke wilayah bencana. Jika sebelumnya dialokasikan 1.000 ton beras per wilayah, kini jumlahnya dinaikkan hingga 2.000 ton, disertai minyak goreng, gula, terigu, dan bahan pokok lainnya untuk mengurangi risiko kelangkaan dan lonjakan harga.

Selain logistik pangan, pemerintah menyalurkan bantuan keluarga berupa selimut, perlengkapan tidur, makanan siap saji, air mineral, serta kebutuhan bayi, anak, dan lansia. Bantuan dikoordinasikan lintas instansi dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi merata dan tidak tumpang tindih.

Zulhas juga meminta pemerintah daerah melakukan pendataan detail terhadap rumah warga yang rusak ringan, rusak berat, hingga yang hanyut terbawa arus. Hasil pendataan akan menjadi dasar kebijakan lanjutan, mulai dari perbaikan, pembangunan kembali, hingga relokasi ke zona yang lebih aman bila wilayah tersebut berstatus rawan bencana berulang.

Baca Juga  Wapres Gibran Tinjau Dampak Banjir di Balangan

Langkah cepat Zulhas mendapat apresiasi warga di lapangan karena bantuan datang lebih cepat dari biasanya. Namun kritik publik tetap muncul, terutama terkait perlunya penanganan yang menyentuh akar persoalan seperti kerusakan lingkungan, mitigasi risiko, dan tata ruang.

Meski demikian, warga terdampak mengakui pasokan pangan dan bantuan darurat jauh lebih cepat dan merata dalam respons bencana kali ini. Tugas berikutnya adalah memastikan seluruh komitmen pemulihan jangka panjang benar-benar diwujudkan dan terus dipantau publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *