Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Wisata

Wisata Petik Melon di Sumedang, Pengunjung Bisa Panen Langsung di Kebun

×

Wisata Petik Melon di Sumedang, Pengunjung Bisa Panen Langsung di Kebun

Sebarkan artikel ini
Pengunjung mencoba melon segar di lokasi wisata kebun melon di Sumedang sebelum memetik langsung dari tanaman.
Pengunjung mencicipi buah melon segar hasil panen langsung di Wisata Green House Melon, Desa Cigintung, Sumedang. (Foto: Ubay/BK).

SUMEDANG – Bagi pencinta buah melon, Wisata Green House yang berlokasi di Blok Citagen, Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menawarkan pengalaman berbeda menikmati buah segar langsung dari kebunnya.

Pengunjung tidak hanya disuguhkan berbagai jenis melon, tetapi juga dapat mempelajari proses budidaya, mulai dari pembibitan hingga mengenal beragam varietas melon, Senin (23/3/2026).

Pemilik kebun, Yani, menjelaskan bahwa konsep wisata ini memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung.

Di lokasi ini, pengunjung bisa memetik buah melon sendiri sekaligus mencicipinya langsung di kebun.

Di atas lahan seluas lebih dari satu hektare, terdapat sekitar 2.000 tanaman melon yang dibudidayakan. Tiga varietas unggulan yang tersedia yakni melon Intanon, melon Hami Yellow, dan melon Goci.

Seluruh jenis melon dijual dengan harga yang sama, yaitu Rp35.000 per kilogram.
Salah satu pengunjung asal Kabupaten Bandung, Ace, mengaku puas dengan pengalaman yang didapat.

Menurutnya, selain rasanya yang manis, harga melon di tempat tersebut juga tergolong terjangkau.

Ia datang bersama keluarga untuk mengisi libur Lebaran dan menikmati suasana kebun.

Sebelum memetik, pengunjung juga diberikan kesempatan mencicipi buah melon terlebih dahulu, kemudian bebas memilih dan memetik sendiri buah yang diinginkan.

Wisata ini menjadi salah satu alternatif destinasi keluarga yang menawarkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif di tengah suasana alam.

Baca Juga  Puting Beliung Terjang Ciamis, 93 Rumah Rusak, 18 Warga Mengungsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *