Banjarbaru

Wamenko Pangan Apresiasi Inovasi Cairan MES Polda Kalsel untuk Karhutla

×

Wamenko Pangan Apresiasi Inovasi Cairan MES Polda Kalsel untuk Karhutla

Sebarkan artikel ini

BANJARBARU – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi inovasi cairan pemadam berbasis Methyl Ester Sulfonate (MES) yang dikembangkan Polda Kalimantan Selatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Bencana Karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Auditorium Polda Kalsel, Sabtu (5/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Polda Kalsel memaparkan pengembangan cairan pemadam berbasis MES hasil modifikasi Bidang Laboratorium Forensik Polda Kalsel.

Cairan tersebut digunakan bersama pemantauan drone thermal untuk membantu mendeteksi titik panas dan penanganan kebakaran di lahan gambut.

Berdasarkan pemaparan dalam rakor, cairan MES bekerja dengan memutus rantai oksigen dan membantu menurunkan suhu pada lahan gambut. Penggunaannya juga disebut dapat menghemat kebutuhan air dalam proses pemadaman.

Hanif bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi pengembangan inovasi tersebut dan mendorong agar segera didaftarkan hak patennya.

Dalam penanganan lahan gambut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyiapkan langkah pendamping berupa teknik irigasi rewetting dan perendaman lahan secara selektif.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin rakor yang dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD serta instansi terkait lainnya.

Rakor tersebut juga membahas kondisi karhutla di Kalimantan Selatan dan langkah pencegahan yang dilakukan hingga tingkat desa.

Berdasarkan pemantauan BMKG yang disampaikan dalam rapat, fenomena El Nino diproyeksikan berlangsung hingga akhir tahun. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.

Selain langkah pencegahan dan penanganan di lapangan, Polda Kalsel juga melanjutkan penegakan hukum terhadap perkara karhutla.

Kapolda Kalsel mengatakan Polri telah menangani tujuh laporan polisi dengan tersangka perorangan yang telah masuk tahap penyidikan.

Baca Juga  Usai Demo Sopir Truk, Satgas BBM Kalsel Sidak SPBU

Penyidik juga tengah merampungkan berkas untuk meningkatkan status satu perkara yang melibatkan korporasi ke tahap penyidikan.

“Penindakan tegas terus berjalan. Hingga saat ini Polri telah menangani tujuh laporan polisi dengan tersangka perorangan yang telah naik ke tahap penyidikan, serta tengah merampungkan berkas untuk menaikkan status satu kasus korporasi ke tahap penyidikan,” ujar Kapolda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *