Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Pulang Pisau

Wabup Pulang Pisau Buka Sosialisasi Pasar Modal untuk Pelajar, Tekan Risiko Pinjol Ilegal

×

Wabup Pulang Pisau Buka Sosialisasi Pasar Modal untuk Pelajar, Tekan Risiko Pinjol Ilegal

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, membuka kegiatan Sosialisasi Pasar Modal di SMAN 1 Pulang Pisau, Kamis (24/7/2025), sebagai upaya edukasi keuangan bagi pelajar. (Foto: Prokopim Pulpis)
Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, membuka kegiatan Sosialisasi Pasar Modal di SMAN 1 Pulang Pisau, Kamis (24/7/2025), sebagai upaya edukasi keuangan bagi pelajar. (Foto: Prokopim Pulpis)

Pulang Pisau, bacakabar – Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, membuka kegiatan Sosialisasi Pasar Modal untuk Pelajar di Aula SMAN 1 Pulang Pisau, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dunia investasi sejak dini dan mencegah pelajar terjerat praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang kian marak.

“Saya mewakili Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, membuka kegiatan ini dengan harapan para siswa memahami pentingnya investasi legal dan aman. Edukasi seperti ini penting agar mereka tidak tergiur oleh pinjol yang bisa menjerumuskan,” kata Wabup Ahmad Jayadikarta saat memberi sambutan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan didukung oleh Bank Indonesia (BI). Deputi OJK, Andrianto Suhada, menyebut Pulang Pisau sebagai salah satu kabupaten paling awal yang menyelenggarakan sosialisasi pasar modal di tingkat pelajar.

“Selama ini sosialisasi pasar modal baru dilakukan di kota-kota besar seperti Palangka Raya, Pangkalan Bun, Kotawaringin Timur, dan Katingan. Pulang Pisau membuktikan diri sebagai daerah yang progresif dalam literasi keuangan,” ujar Andrianto.

Ia menegaskan bahwa sinergi antar-lembaga sangat penting dalam memperluas inklusi keuangan dan menumbuhkan kesadaran akan investasi yang sehat sejak usia sekolah.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang cakap finansial, bijak dalam mengelola uang, serta memiliki pemahaman mendalam tentang risiko dan peluang dalam pasar modal.

Baca Juga  Korban Kesetrum Sempat Ucap Kalimat Tasbih Sebelum Meninggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *