SEMARANG – Sebanyak 1.500 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti wisuda periode ke-142 pada Sabtu (19/9/2026).
Dari jumlah tersebut, 17 merupakan lulusan Program Doktor, 50 Program Magister, dua Program Profesi, 1.430 Program Sarjana, dan satu Program Diploma.
Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, M.Si., mengatakan keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari capaian akademik, tetapi juga dari kontribusi lulusan setelah kembali ke masyarakat.
“Selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UNNES. Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjalanan pendidikan putra-putrinya hingga mencapai tahap wisuda,” ujar Martono.
Menurut Martono, pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan perlu diterapkan untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Martono juga menyampaikan capaian UNNES dalam UI GreenMetric 2026. UNNES ditetapkan sebagai perguruan tinggi LPTK paling berkelanjutan di Indonesia.
Ia mengatakan capaian tersebut berkaitan dengan visi UNNES sebagai universitas bereputasi dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi.
“Bagi masyarakat, realisasi paling konkret dari visi ini adalah perilaku alumninya. Masyarakat akan menilai keberhasilan tersebut dari kemauan dan kemampuan alumni UNNES dalam berkontribusi melestarikan lingkungan, seni, dan budaya,” katanya.
Martono mengatakan wawasan konservasi telah menjadi bagian dari perjalanan UNNES selama 16 tahun dan dikembangkan melalui kurikulum, kebijakan, serta praktik di lingkungan kampus.
Ia juga menyebut tantangan menjaga lingkungan semakin kompleks dan tidak hanya berkaitan dengan kebijakan, tetapi juga budaya serta perilaku sehari-hari.
Menurut Martono, lulusan dapat mengambil peran sesuai bidang keilmuan dan profesinya dengan memperhatikan dampak jangka panjang setiap keputusan, menggunakan kompetensi dengan kepedulian sosial dan ekologis, serta mengajak dan memberdayakan masyarakat.
“Jadilah penggerak yang mampu mengajak dan memberdayakan,” ungkapnya.












