Kotabaru – Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1004/Kotabaru mengadakan sosialisasi bela negara bagi warga Desa Talusi, Selasa (18/3/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, memperkuat kesadaran berbangsa, serta membangun semangat gotong royong dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komandan Kodim (Dandim) 1004/Kotabaru, Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo, mengatakan bela negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan militer, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional.
“Bela negara adalah tanggungjawab semua warga. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak warga Desa Talusi untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan mereka,” tegasnya.
Puluhan warga, termasuk pemuda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman nilai-nilai Pancasila, empat pilar kebangsaan, serta peran masyarakat dalam menghadapi ancaman non-militer seperti penyebaran hoaks, radikalisme, dan narkoba. Kapten Inf Tata Ramdan dari Kodim 1004/Kotabaru memberikan contoh konkret, seperti pembentukan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) yang aktif untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.
Kepala Desa Talusi, Noor Ahmadi, menyambut baik inisiatif ini. “Selama ini, warga kami sudah memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Dengan pemahaman bela negara yang lebih baik, kami bisa lebih terarah dalam menjaga harmoni dan keamanan desa,” katanya.
Pada sesi diskusi dan simulasi, para peserta menunjukkan ketertarikan yang besar. Salah seorang pemuda Desa Talusi mengaku mendapatkan wawasan baru tentang peran generasi muda dalam bela negara. “Kami sadar bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mencegah perpecahan. Sosialisasi ini membuka mata kami untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain teori, Satgas TMMD juga mengadakan latihan praktik, seperti baris-berbaris dan simulasi penanganan konflik sosial. “Ini melatih kedisiplinan dan kebersamaan, yang menjadi dasar semangat bela negara,” jelas Serma Simson, anggota Satgas TMMD yang memandu kegiatan.
Sosialisasi ini juga merupakan bagian dari program non-fisik TMMD ke-123 Kodim 1004/Kotabaru. Letkol Bayu menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong kerja sama antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan serupa. “Kami berencana membentuk kelompok pemuda siaga di Desa Talusi sebagai wujud nyata implementasi bela negara,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan rasa nasionalisme warga semakin kuat, serta mampu menciptakan lingkungan desa yang aman, tertib, dan berdaya saing, sesuai dengan komitmen TNI dalam membangun desa secara menyeluruh.
Penulis: Sholeh












