Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Tabligh Akbar Meriahkan HUT ke-22 Tanah Bumbu, Ribuan Warga Padati Pantai Pagatan

×

Tabligh Akbar Meriahkan HUT ke-22 Tanah Bumbu, Ribuan Warga Padati Pantai Pagatan

Sebarkan artikel ini
Tabligh Akbar yang diikuti ribuan jamaah di Panggung Utama Pantai Pagatan dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (8/5/2025). Foto Istimewa

Tanah Bumbu, Bacakabar – Ribuan warga memadati Panggung Utama Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kamis malam (8/5/2025), untuk mengikuti Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Tanah Bumbu.

Acara yang menghadirkan penceramah kondang Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., M.Si., Ph.D itu berlangsung meriah dan penuh antusias. Ribuan jamaah tampak khusyuk mendengarkan tausiyah yang menyejukkan dan menggugah hati.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Tanah Bumbu, Kapolres, Dandim 1022/TNB, serta perwakilan instansi vertikal seperti Kejaksaan dan lembaga pemerintah lainnya.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., yang secara resmi membuka acara mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk syiar keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan religiusitas di Tanah Bumbu. Melalui kegiatan seperti ini, saya berharap Tanah Bumbu dapat terus tumbuh menjadi daerah yang sejahtera, damai, diberkahi Allah SWT,” ujar Budanpati dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan, Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e yang digelar tiap tahun adalah simbol persatuan masyarakat Tanah Bumbu, sekaligus warisan budaya yang harus dilestarikan.

“Kami ingin pembangunan di Tanah Bumbu tidak hanya terfokus pada fisik, tetapi juga pada pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Karena sejatinya, kemajuan daerah tidak bisa terlepas dari kekuatan iman dan budaya masyarakatnya,” tegasnya.

Baca Juga  Tanah Bumbu Hapus Retribusi PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *