BANJARMASIN — Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) menggelar rapat internal sebagai langkah awal menuju pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) 2026, Minggu (23/11/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat SWI di Jl. Gunung Sari Cempaka 13 No. 6A, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, dihadiri jajaran pengurus, koordinator bidang, dan sejumlah anggota yang memberikan masukan strategis untuk penguatan organisasi.
Rapat dipimpin Ketua DPW SWI Kalimantan Selatan, Sugiannoor, S.E., bersama Wakil Ketua H. Ar Rafi, S.H., S.E., M.M., Sekretaris Jenderal Fauzi Rahman, S.H., serta Bendahara Hj. Noorhanah. Fokus utama pertemuan adalah konsolidasi menjelang Munas 2026 yang diharapkan menjadi momentum evaluasi kinerja, penataan struktur pengurus, hingga penyusunan program prioritas SWI ke depan.
Salah satu agenda yang mendapat sorotan adalah keputusan pembekuan sementara DPD SWI Kalimantan Selatan.
Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi internal yang menilai perlunya penataan ulang organisasi daerah, peningkatan disiplin, serta penguatan kepatuhan terhadap AD/ART agar roda organisasi berjalan lebih profesional.
Ketua DPW SWI, Sugiannoor, menegaskan bahwa pembekuan ini bersifat sementara dan bertujuan memperbaiki tata kelola organisasi.
“Pembekuan ini adalah proses penataan ulang. DPW akan segera melakukan pembentukan kembali agar kegiatan organisasi di Kalsel tetap berjalan dan dapat bertransformasi menjadi lebih kuat,” ujarnya.
Wakil Ketua DPW, H. Ar Rafi, turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas organisasi di semua tingkatan.
“Tujuan kami adalah menjaga marwah organisasi. SWI harus berdiri sebagai wadah yang profesional, tertib, dan menjadi contoh bagi insan pers di Indonesia. Karena itu setiap DPD harus menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat juga membahas teknis persiapan Munas, mulai dari penyusunan agenda, tata tertib, mekanisme pemilihan kepengurusan, hingga kesiapan administrasi dan koordinasi antarpengurus. Munas SWI 2026 ditargetkan mampu melahirkan keputusan strategis yang memperkuat posisi organisasi di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang.
Dalam sesi diskusi, peserta mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan jurnalistik, penguatan kode etik, serta perluasan kerja sama dengan pemerintah, institusi media, dan mitra strategis lainnya.
SWI menegaskan untuk melakukan pembenahan internal berkelanjutan demi menjaga kualitas organisasi dan profesionalitas anggotanya. DPW SWI Kalsel juga mengimbau seluruh anggota di daerah tetap solid serta menunggu arahan resmi dari pusat sambil mendukung proses penataan yang sedang berjalan.












