Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Sukses! Petani Hampang Pasarkan 19,5 Ton Jagung ke Bulog Batulicin Berkat Sinergi dengan Polres Kotabaru

×

Sukses! Petani Hampang Pasarkan 19,5 Ton Jagung ke Bulog Batulicin Berkat Sinergi dengan Polres Kotabaru

Sebarkan artikel ini
Petugas Bulog melakukan proses penimbangan jagung hasil panen Kelompok Tani Rukun Makmur, Kecamatan Hampang, Kotabaru, sebelum dikemas dan dikirim ke Gudang Bulog Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (3/10/2025).
Petugas Bulog melakukan proses penimbangan jagung hasil panen Kelompok Tani Rukun Makmur, Kecamatan Hampang, Kotabaru, sebelum dikemas dan dikirim ke Gudang Bulog Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (3/10/2025).

Kotabaru – Sebanyak 19.500 kilogram jagung curah hasil panen Kelompok Tani Rukun Makmur, Desa Peramasan 2×9, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, berhasil dipasarkan ke Gudang Bulog Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Keberhasilan ini tak lepas dari pendampingan dan binaan Polres Kotabaru.

Pengiriman dilakukan pada Kamis (2/10/2025) menggunakan dua unit truk. Jagung dengan kadar air 14 persen itu diangkut dari lahan pertanian di Kecamatan Hampang menuju Gudang Bulog Tanbu. Proses pengantaran memakan waktu hampir seharian, mulai pukul 09.30 hingga 15.30 WITA.

Setibanya di gudang, jagung ditimbang dan dikemas pada Jumat (3/10/2025) sebelum pukul 11.00 WITA. Total 390 karung dengan berat masing-masing 50 kilogram berhasil diproses. Harga jual disepakati sebesar Rp 6.400 per kilogram dengan kualitas kadar air tetap stabil di angka 14 persen.

Kaposko Ketahanan Pangan Polres Kotabaru, IPDA Gatot Aprianto, menyampaikan bahwa penyerapan hasil panen ke Bulog ini merupakan hasil koordinasi intensif lintas instansi. “Kami berkoordinasi dengan Kepala Bulog Kotabaru dan Kepala Bulog Kalsel. Untuk efisiensi biaya transportasi, disepakati hasil panen jagung dari Hampang langsung disalurkan ke Gudang Bulog Tanah Bumbu,” ujarnya melalui siaran pers Humas Polres Kotabaru.

Ia menambahkan, langkah ini bukan hanya soal pemasaran jagung, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani di Kotabaru.

Hadirnya sinergi antara kepolisian, Bulog, dan kelompok tani membuktikan bahwa hasil panen lokal mampu menembus pasar lebih luas dengan harga kompetitif.

Diharapkan, capaian Kelompok Tani Rukun Makmur ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi kelompok tani lainnya agar lebih percaya diri memasarkan produk pertanian mereka.

Baca Juga  Duta GenRe Kalsel 2025 Ajak Remaja Kotabaru Cegah Pernikahan Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *