BANJARMASIN — SPBU Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, digerebek polisi, Jumat (12/6/2026) malam. Lima orang diamankan: empat operator dan satu pengawas SPBU.
Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar mengatakan, penindakan berawal dari laporan masyarakat. Aktivitas mencurigakan itu disebut kerap terjadi malam hari, khususnya setelah pukul 22.00 Wita.
Tim URC Ditreskrimum Polda Kalsel dan URC Sat Reskrim Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi.
Saat tiba, SPBU tampak tutup. Pagar terkunci, lampu padam. Namun di dalam, petugas mendapati aktivitas pengisian Pertalite ke jeriken.
Lima orang diamankan: A, F, HK, HM, dan M. Empat orang operator, satu pengawas.
Para operator diduga mengisi Pertalite melalui nozzle dispenser ke jeriken yang sudah disusun antre. Pengawas diduga menerima uang dari pembeli.
Pertalite dijual Rp10.500 per liter. Ada selisih Rp500 per liter yang diduga dibagi rata.
“Kami masih mendalami peran masing-masing,” ujar Timbul.
Polisi menyita uang tunai Rp318.000 dari F dan Rp370.000 dari HM. Dua jeriken berisi 50 liter dari F, serta lima jeriken total 110 liter dari empat pembeli.
Polisi juga menemukan 88 jeriken kosong tak bertuan di area SPBU.
“Kami tidak ingin praktik ini mengganggu hak masyarakat mendapatkan BBM sesuai ketentuan,” tegas Timbul.
Polisi masih mendalami apakah praktik ini baru pertama atau sudah berulang.












