Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarmasin

Sosialisasi Anti Korupsi: Bupati Tanah Laut Tekankan Integritas Aparatur

×

Sosialisasi Anti Korupsi: Bupati Tanah Laut Tekankan Integritas Aparatur

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyerahkan pamflet kampanye anti korupsi kepada Ketua DPRD H. Khairil Anwar sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyerahkan pamflet kampanye anti korupsi kepada Ketua DPRD H. Khairil Anwar sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Inspektorat Daerah menggelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi di Banjarmasin, Rabu (1/10/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, didampingi Wakil Bupati HM Zazuli, Ketua DPRD H. Khairil Anwar, dan Sekda Ismail Fahmi.

Plt. Inspektur Daerah, Riva Mahrani, menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025 serta Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi.
“Tujuan sosialisasi ini adalah menumbuhkan kesadaran dan budaya kerja yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti 100 peserta yang terdiri dari unsur legislatif, kepala SKPD, direktur RSUD dan PDAM, serta pejabat struktural. Momentum ini juga menandai capaian penting bagi Pemkab Tanah Laut, setelah dua SKPD yakni Disperindag dan Disdukcapil lolos verifikasi lapangan dalam penilaian zona integritas menuju predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah pekerjaan yang tidak mudah. “Selama manusia hidup, selama itu pula ada hawa nafsu. Karena itu, minimal kita berusaha mengurangi praktik korupsi dengan terus saling mengingatkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan soal gratifikasi yang kerap tipis batasnya dengan budaya memberi hadiah. “Komitmen menjauhi korupsi bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal moral dan spiritual. Pemerintahan yang bersih akan melahirkan kepercayaan publik dan keberkahan,” pungkasnya.

Baca Juga  Aniaya Lansia, Kapolresta Banjarmasin: Oknum Kita Proses Hukum dan Masuk Sel Tahanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *