BALANGAN – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, meluncurkan lima aplikasi digital baru secara simultan. Langkah berani ini diambil guna memodernisasi tata kelola administrasi parlemen sekaligus memangkas jalur birokrasi yang selama ini dinilai kaku dan berjalan lambat.
Restrukturisasi sistem kerja berbasis teknologi informasi ini mencakup tata kelola kearsipan, publikasi kinerja, presensi elektronik, protokol pimpinan, hingga saluran penjaringan aspirasi masyarakat. Transformasi ini dirancang agar performa pelayanan lembaga legislatif lokal tersebut menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Sekretaris DPRD Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi, mengemukakan bahwa digitalisasi kelembagaan merupakan respons wajib dalam menjawab tuntutan publik yang menghendaki layanan serbacepat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan parlemen sudah menjadi kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda lagi.
“Inovasi yang kami kembangkan bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi, memperkuat keterbukaan informasi publik, serta mempermudah masyarakat menyampaikan aspirasi kepada DPRD. Kami berharap inovasi ini memberi manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara lebih optimal,” ujar Akhmad Fauzi, Selasa (2/6/2026).
Dalam cetak biru inovasi tersebut, pengelolaan arsip kini diintegrasikan melalui platform Arwana (Arsip Setwan Arsip) demi mempercepat penemuan dokumen kelembagaan. Sementara untuk publikasi kinerja anggota dewan, sekretariat mengandalkan aplikasi Bapinanduan (Berita Pimpinan dan Anggota Dewan).
Ketertiban internal juga dibenahi lewat aplikasi SapatBapaja untuk merekam presensi rapat kerja secara elektronik, serta Sipro guna merancang skema keprotokolan pimpinan. Bagi masyarakat, disediakan aplikasi Sipakat sebagai wadah digital terpadu untuk menyalurkan usulan pembangunan tanpa harus datang ke gedung dewan.
Fauzi optimistis migrasi sistem kerja dari pola konvensional ke digital ini akan mendongkrak indeks kepuasan publik terhadap kinerja sekretariat. Komitmen pembenahan internal ini ditargetkan mampu melahirkan budaya kerja baru yang lebih profesional serta adaptif terhadap dinamika perkembangan zaman modern.
“Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan optimis dapat meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan, memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan, serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Balangan,” ucap Fauzi memungkasi penjelasannya.












